Lhokseumawe Zona Merah, Orang No.1 Kota Lhokseumawe Rayakan Ulang Tahun Anaknya, YARA harap Kapolres Lhokseumawe panggil Walikota

Editor: Andi Masta author photo
Foto Ketua YARA kota lhokseumawe, rizal saputra, SH

MeuligoeAceh.com|Lhokseumawe
Surat Edaran Gubernur nomor 440/7810 tentang  penerapan masyarakat produktif dan aman corona Virus Disease 2019 (Covid-19) pada kriteria Zona Merah dan Zona Hijau di Aceh yang telah ditandatangani oleh PLT Gubernur Aceh Ir. Nova Iriansyah, MT, tertanggal 2 Juni 2020, diduga dilanggar oleh Walikota Lhokseumawe Suadi Yahya, terkait pemberitaan online dimana diberitakan tentang acara perayaan ulang tahun anak Walikota Lhokseumawe yang juga dihadiri oleh Walikota Suadi Yahya di salah satu cafe di Kota Lhokseumawe, ungkap Rizal Saputra selaku Kepala YARA Perwakilan Kota Lhokseumawe.

Jika melihat pemberitaan online lainnya, bagaimana Walikota Lhokseumawe menerbitkan berbagai intruksi terkait Covid 19, serta beberapa waktu silam menertibkan para pedagang di wilayah kota Lhokseumawe, bahkan sempat menutup beberapa cafe yang dianggap melanggar instruksi Walikota.

Hal apa yang ingin ditunjukkan oleh Pemimpin Kota Lhokseumawe, instruksi yang telah dikeluarkan oleh dirinya sendiri dilanggar, belum lagi jika melihat surat edaran Gubernur Aceh, apakah hal ini bisa dianggap benar dan layak ditunjukkan kepada masyarakat dibawah kepemimpinan bapak walikota Lhokseumawe, tutur Rizal.
Ditambahkan oleh Rizal, dalam foto di acara tersebut, memang masker ada dikenakan, namun berada di dagunya Bapak Walikota bukan pada tempat yang seharusnya masker tersebut dipakai, itu pun cuma Bapak Walikota saja.
Belum lagi berbicara tentang jaga jarak seperti yang terlihat dalam foto pemberitaan online tersebut.

Harapan besar kepada Bapak Kepala Kepolisian Resort Kota Lhokseumawe, segera memanggil  Bapak Walikota Lhokseumawe beserta keluarganya, pengambilan keterangan terkait dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan dengan cara membuat pesta tanpa melaksanakan protokoler pencegahan Covid-19, dimana sebelumnya Kapolri pernah menyampaikan Azas Hukum di dalam maklumatnya '‘Salus Populi Suprema Lex Exto'‘ Keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi, serta dalam hal persamaan hak di muka hukum, tutup rizal.(masta)

Share:
Komentar

Berita Terkini