Sambutan Aminullah Usman - Wali kota Banda Aceh

Editor: Syarkawi author photo



Banda Aceh ( Meuligoe Aceh.com ) - Menjelang Hari Raya Idul Adha, sejumlah bahan kebutuhan pokok diperkirakan mengalami kenaikan harga. 

Kenaikan harga biasanya terjadi pada komoditas pangan utamanya pada kelompok perikanan, antara lain ikan kembung, tongkol, tuna, cumi-cumi, udang basah.

Selain itu, komoditas lain seperti cabai rawit dan cabai merah juga turut mengalami kenaikan. Kenaikan harga dipicu kenaikan permintaan dan terbatas pasokan.

Berdasarkan data historis, Inflasi akan meningkat menjelang Idul Adha. Rata-rata inflasi Idul Adha berada di angka 1,92% (tahunan) dan 0,26% (bulanan). 

Sedangkan pada tahun 2020 inflasi tercatat sebesar 3.59% (tahunan), di saat pertumbuhan ekonomi menurun dan banyak masyarakat kehilangan pekerjaan akibat COVID-19.

Berkaitan dengan hal tersebut, Pemerintah telah melakukan berbagai upaya dalam rangka pemulihan ekonomi Aceh melalui empat program prioritas yakni (1) pemulihan agroindustri & pemberdayaan UMKM, (2) peningkatan SDM yang berdaya saing, (3) penguatan ketahanan dan kemandirian pangan, (4) peningkatan kualitas pelayanan kesehatan. 

Berbagai program tersebut diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pendapatan masyarakat Aceh. 

Namun, upaya tersebut perlu diimbangi dengan pengendalian inflasi dalam rangka tetap menjaga daya beli masyarakat dan mencegah masyarakat masuk ke garis kemiskinan.

Oleh karena itu, peran Pemerintah melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), menjadi sangat penting demi menjaga stabiltas harga. Beberapa upaya kegiatan dan program pengendalian inflasi dibutuhkan sinergi, dukungan, koordinasi dan komitmen berbagai pihak, baik dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Bank Indonesia, Bulog, Kepolisian serta pihak terkait lainnya. 

Dalam mengendalikan inflasi, TPID Kota Banda Aceh menerapkan kebijakan 4K, yakni Ketersediaan Pasokan, Keterjangkauan Harga, Kelancaran Distribusi, dan Komunikasi Ekspektasi.
Di akhir sambutan, kami juga ingin selalu mengingatkan tentang kepatuhan protokol kesehatan untuk mencegah penyegaran COVID-19 yang saat ini diindikasikan sedang terjadi gelombang kedua akibat adanya varian baru COVID-19. 

Kami harapkan protokol kesehatan yang ketat dapat terjaga sepanjang pelaksanaan kegiatan rapat pada hari ini sehingga semua peserta diberikan kesehatan dan keselamatan.[*]
Share:
Komentar

Berita Terkini