“BMA dan Diskominsa Aceh Bersinergi Manfaatkan Fasilitas IT untuk Pengembangan Data

Editor: Syarkawi author photo

 

 

Banda Aceh – Pimpinan Baitul Mal Aceh (BMA) mengunjungi kantor Dinas Komunikasi, Informasi dan Sandi (Diskominsa) Aceh, Jumat (28/01/2022). Kunjungan tersebut dalam dalam rangka sharing dan diskusi tentang pemanfaatan fasilitas teknologi informasi untuk pengembangan data mustahik ke depan.

Dari pihak Diskominsa diterima langsung oleh Kepala Dinas, Aceh, Marwan Nusuf. Sementara dari BMA dihadiri Anggota Badan, A Rani Usman, Khairina, Mukhlis Sya’ya dan M. Haikal. Marwan Nusuf dalam sambutannya menyampaikan rasa bahagia mendapat kunjungan dari salah satu lembaga keistimewaan Aceh yang beberapa waktu lalu baru mendapatkan penghargaan di leven nasional.

“Hari ini dua instansi di Pemerintah Aceh yang mendapatkan penghargaan tingkat nasional bertemu baik itu BMA dan Diskominsa Aceh. Kami medukung penuh BMA dalam mengintegrasikan beragam pelayanan publik terutama dalam pengelolaan ZIS untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat Aceh,” ujar Marwan Nusuf.

Sementara itu, Anggota Badan BMA, A Rani Usman meminta dukungan dari semua pihak termasuk Diskominsa guna melancarkan semua program yang dimiliki oleh BMA dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh. Menurutnya, BMA tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan dari para stakeholder terkait.

“BMA tidak bisa berjalan sendiri dalam mengimplementasikan setiap programnya, namun perlu ada dukungan dari pihak lain sehingga tujuan yang ingin dicapai dapat segera terwujud” pinta A Rani Usman.

Anggota Badan BMA lainnnya, Mohammad Haikal juga mengutarakan keinginannya untuk mengembangkan gudang atau bank data kemiskinan Aceh by name by addres agar bisa mengukur kinerja dalam menanggulangi kemiskinan.

“BMA juga berharap agar dana zakat dapat ikut serta menurunkan angka kemiskinan terutama pemberdayaan ekonomi fakir miskin,” kata Mohammad Haikal

Selanjutnya, Mukhlis Sya’ya juga menambahkan bahwa BMA akan mengelola anggaran ZIS sekitar Rp100 miliar yang akan digunakan untuk meningkatkan kemajuan di berbagai sektor dan diharapkan akan berdampak pada penguatan ekonomi.

“BMA bagian dari Pemerintah Aceh akan ikut ambil bagian dalam membangkitkan kesejahteraan masyarakat Aceh. Jika gudang data fakir miskin se-Aceh tersebut update, Pemerintah Aceh dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat Aceh berdasarkan data tersebut”, harap Mukhlis Sya’ya.[*]

Share:
Komentar

Berita Terkini