![]() |
| Camat Darul Kamal, Husaini, S.Pd.I., menyapa pelajar SDN Neusok, Kecamatan Darul Kamal, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (21/1/2026).FOTO: MC Aceh Besar |
Kota Jantho — Pemerintah Kecamatan Darul Kamal terus mendorong satuan pendidikan agar menjadi lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak, serta terbebas dari segala bentuk kekerasan, baik fisik, psikis, maupun verbal.
Hal tersebut disampaikan Camat Darul Kamal, Husaini, S.Pd.I., saat melakukan kunjungan ke Sekolah Dasar Negeri (SDN) Neusok, Kecamatan Darul Kamal, Kabupaten Aceh Besar, Rabu (21/1/2026).
Menurut Husaini, setiap anak dan orang tua tentu menginginkan lingkungan sekolah yang aman dan menyenangkan sebagai tempat belajar dan berkreasi.
Karena itu, ia mendorong seluruh sekolah untuk menyediakan fasilitas serta suasana belajar yang mendukung tumbuh kembang anak.
“Setiap anak dan orang tua pasti ingin anaknya berada di tempat yang nyaman untuk belajar dan ramah anak. Untuk itu, kami mendorong setiap satuan pendidikan memiliki fasilitas dan lingkungan yang kondusif,” ujar Husaini.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para tenaga pendidik yang telah menunjukkan komitmen dalam menciptakan lingkungan sekolah yang ramah anak.
Menurutnya, sekolah merupakan ruang strategis dalam pembentukan karakter generasi muda, sehingga harus menjadi tempat yang aman dan menyenangkan bagi peserta didik.
“Kekerasan terhadap anak, baik fisik, emosional, maupun verbal, dapat berdampak besar terhadap tumbuh kembang anak. Oleh karena itu, sekolah memiliki peran penting dalam memberikan perlindungan serta membangun sistem yang mendukung kesejahteraan anak,” katanya.
Husaini menegaskan bahwa upaya perlindungan anak bukan hanya menjadi tanggung jawab guru, tetapi juga membutuhkan peran aktif orang tua, masyarakat, dan pemerintah daerah. Ia mengajak seluruh pihak untuk lebih peka terhadap berbagai indikasi kekerasan yang mungkin dialami anak, baik di lingkungan rumah maupun sekolah.
“Mencegah kekerasan jauh lebih penting daripada menanganinya. Sekolah harus menjadi tempat yang memberi rasa aman. Guru tidak hanya mendidik secara akademis, tetapi juga menjadi pelindung, pengarah, dan teladan bagi peserta didik,” pungkasnya.[]
