Babinsa Koramil 12/Sakti, Kodim 0102/Pidie Lakukan Pengecekan Panen Padi di Desa Lhok Mee, Pastikan Produktivitas dan Stabilitas Harga Gabah

Editor: Syarkawi author photo

 


Pidie – Dalam rangka mendukung ketahanan pangan serta memastikan hasil produksi pertanian masyarakat tetap optimal, Babinsa Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie, Koptu M. Gemuro, turun langsung ke area persawahan untuk melaksanakan pengecekan hasil panen padi milik petani binaan di Desa Lhok Mee, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, pada Selasa (07/04/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari peran aktif Babinsa dalam mendampingi dan memonitor sektor pertanian di wilayah binaan, sekaligus memastikan kondisi produksi dan harga gabah di tingkat petani tetap stabil dan menguntungkan.

Dalam pelaksanaannya, Koptu M. Gemuro berinteraksi langsung dengan para petani di sawah guna memperoleh data serta informasi terkait hasil panen, kendala yang dihadapi, serta perkembangan harga gabah di tingkat pengumpul.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, rata-rata hasil panen padi di Desa Lhok Mee berkisar antara 6 hingga 7 ton gabah kering per hektare.

Sementara itu, untuk harga gabah di tingkat pengumpul saat ini berada pada kisaran Rp6.700 hingga Rp6.800 per kilogram. 

Harga tersebut masih berada di atas harga yang telah ditetapkan pemerintah, meskipun mengalami penurunan dibandingkan beberapa minggu sebelumnya yang sempat mencapai Rp7.200 hingga Rp7.300 per kilogram.

Koptu M. Gemuro menjelaskan bahwa penurunan harga gabah tersebut dipengaruhi oleh faktor panen serentak di wilayah Kecamatan Sakti serta kondisi cuaca hujan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. 

Hal ini berdampak pada menurunnya daya beli para pengumpul (agen), sehingga turut memengaruhi harga di tingkat petani.

“Dari hasil pemantauan di lapangan, meskipun terjadi penurunan harga, namun secara umum para petani masih memperoleh keuntungan dari hasil panen mereka. Hal ini tentu menjadi hal yang positif dalam mendukung keberlangsungan ekonomi masyarakat,” ujar Koptu M. Gemuro.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani merupakan bentuk kepedulian TNI dalam mendukung sektor pertanian serta membantu mengatasi berbagai kendala yang dihadapi petani di lapangan.

Sementara itu, Danramil 12/Sakti, Kapten Inf Dwi Santosa, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendorong peran aktif Babinsa dalam melakukan pendampingan kepada petani, mulai dari masa tanam hingga panen, guna memastikan keberhasilan program ketahanan pangan di wilayah.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya para petani, dalam rangka mendukung peningkatan produksi pertanian serta menjaga stabilitas harga hasil panen,” ungkapnya.

Para petani Desa Lhok Mee menyambut baik kehadiran Babinsa yang secara langsung turun ke lapangan. 

Mereka merasa diperhatikan dan terbantu, baik dalam hal pendampingan maupun dalam memberikan motivasi untuk terus meningkatkan hasil produksi pertanian.

Melalui kegiatan ini, diharapkan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Sakti dapat terus berkembang dengan baik, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Pidie.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini