ACEH SELATAN – Pembangunan infrastruktur jembatan di Kabupaten Aceh Selatan yang dilaksanakan jajaran Kodim 0107/Aceh Selatan bersama masyarakat terus menunjukkan progres signifikan.
Dua titik strategis, yakni Jembatan Aramco di Desa Pasi Rasian, Kecamatan Pasi Raja, serta jembatan di titik Ketapang II, Desa Raket, Kecamatan Trumon, kini memasuki tahap penting pengerjaan, Minggu (12/04/2026).
Di lokasi Jembatan Aramco, pembangunan telah memasuki tahap pengecoran badan jembatan. Fase ini menjadi tahapan krusial yang menentukan kekuatan dan ketahanan struktur sebelum nantinya difungsikan untuk masyarakat.
Personel TNI bersama warga setempat terus bekerja dengan semangat gotong royong, menjaga ritme pekerjaan tetap berjalan sesuai rencana meski menghadapi berbagai tantangan teknis di lapangan.
Salah seorang warga Desa Pasi Rasian menyebutkan, keberadaan jembatan tersebut sangat vital. Sebelumnya, jembatan yang ada masih berbahan kayu sehingga kurang layak dan kerap menghambat aktivitas warga, terutama dalam mobilitas hasil pertanian dan kebutuhan sehari-hari.
“Kami sangat bersyukur dengan pembangunan ini. Kehadiran TNI memberi harapan besar agar akses transportasi menjadi lebih baik dan aman,” ujarnya.
Pembangunan Jembatan Aramco merupakan bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Ws. Pasiops Kodim 0107/Aceh Selatan, Kapten Inf Faisal Kurniawan, menegaskan pihaknya bersama masyarakat terus mengoptimalkan seluruh potensi untuk mempercepat penyelesaian pembangunan.
“Pengerjaan dilakukan secara bertahap dan terukur. Saat ini sudah masuk tahap pengecoran badan jembatan. Kami terus bekerja maksimal agar pembangunan selesai tepat waktu dan segera dimanfaatkan masyarakat,” jelasnya.
Ia menambahkan, keterlibatan TNI merupakan bentuk kepedulian terhadap kesulitan masyarakat, khususnya terkait keterbatasan akses transportasi.
“Harapannya, jembatan ini dapat memperlancar mobilitas, membuka akses ekonomi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Pasi Raja dan sekitarnya,” tambahnya.
Di lokasi lain, pembangunan jembatan di titik Ketapang II, Desa Raket, Kecamatan Trumon, juga menunjukkan progres menggembirakan. Pondasi di kedua sisi jembatan telah berdiri kokoh sebagai penopang utama struktur.
Personel TNI bersama masyarakat terus bersinergi menyelesaikan setiap tahapan pekerjaan, mulai dari pembangunan pondasi hingga persiapan badan jembatan.
Kebersamaan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjawab kebutuhan infrastruktur.
Kapten Inf Faisal Kurniawan memastikan pembangunan di titik tersebut akan terus dipercepat.
“Kami akan terus bekerja keras bersama masyarakat. Setelah pondasi berdiri, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian badan jembatan,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat Desa Raket dan sekitarnya juga tinggi. Warga secara sukarela terlibat dalam proses pembangunan dengan harapan jembatan segera difungsikan untuk memperlancar mobilitas, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta mempermudah akses antarwilayah di Kecamatan Trumon.
Dengan semangat kebersamaan dan kerja sama yang solid antara TNI dan masyarakat, kedua jembatan ini diharapkan rampung tepat waktu dan dapat memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.[]
