Aceh Tamiang — Semangat baru kembali menyelimuti dunia pendidikan di Kabupaten Aceh Tamiang.
Wakil Bupati Aceh Tamiang secara resmi melepas dan menandai dimulainya program renovasi Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 4 Aceh Tamiang yang rusak akibat bencana banjir, Jumat (11/04/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi kemanusiaan antara pemerintah daerah dan Human Initiative melalui program Song of Sumatera.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang diberikan oleh berbagai pihak. Ia menuturkan bahwa bencana banjir beberapa waktu lalu tidak hanya merusak infrastruktur umum, tetapi juga berdampak serius terhadap fasilitas pendidikan sehingga menghambat proses belajar mengajar.
“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Human Initiative beserta para donatur. Bencana ini sempat memukul sektor pendidikan, sehingga sinergi seperti ini sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa ketersediaan sarana dan prasarana yang layak sangat berpengaruh terhadap kenyamanan dan kualitas belajar siswa.
Renovasi MIN 4 Aceh Tamiang diharapkan dapat menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan kondusif.
Sementara itu, Presiden Human Initiative, Tomy Hendrajati, menjelaskan bahwa pihaknya telah bergerak sejak masa tanggap darurat dengan menyalurkan bantuan kebutuhan dasar, seperti peralatan memasak dan perlengkapan tidur, yang menjangkau 10 kecamatan terdampak.
Memasuki tahap pemulihan, Human Initiative memfokuskan perhatian pada tiga wilayah prioritas, yakni Kecamatan Bandar Pusaka, Bendahara, dan Kota Kuala Simpang.
“Pendidikan adalah kunci masa depan. Melalui program Song of Sumatera, kami hadir untuk memulihkan fasilitas sekolah. Kami menargetkan renovasi ini selesai tepat waktu, sehingga pada Juni mendatang anak-anak sudah dapat kembali belajar dengan nyaman,” jelas Tomy.
Kegiatan kick-off turut dimeriahkan dengan aksi simbolis pengecatan dinding sekolah oleh Wakil Bupati bersama jajaran, sebagai tanda dimulainya pekerjaan fisik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah, Kepala Kantor Kementerian Agama, jajaran SKPK, unsur Forkopimcam, kepala sekolah, dewan guru, serta siswa-siswi MIN 4 Aceh Tamiang yang tampak antusias menyambut dimulainya renovasi sekolah mereka.[]
