PRR Aceh: 17.541 Unit Huntap Siap Dibangun, 71 Lokasi Sudah Berstatus : Hijau

Editor: Syarkawi author photo


Banda Aceh – Kepala Pos Komando Wilayah Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Aceh, Safrizal ZA, menyampaikan bahwa sebanyak 17.541 unit hunian tetap (huntap) direncanakan akan dibangun di 108 titik lokasi di seluruh Aceh.

Hal tersebut disampaikan Safrizal saat melaporkan perkembangan penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Aceh. 

Berdasarkan data terbaru per 14 April 2026, sebanyak 71 titik lokasi telah berstatus “hijau” atau siap untuk dibangun.

“Dari total 108 lokasi yang diusulkan pemerintah kabupaten/kota, sebanyak 71 titik atau sekitar 65 persen sudah siap bangun,” ujar Safrizal, Selasa, 5 Mei 2026.

Ia menjelaskan, total luas lahan yang disiapkan mencapai 491,06 hektare, yang bersumber dari lahan pemerintah, masyarakat, hingga lahan Hak Guna Usaha (HGU). 

Seluruhnya diperuntukkan bagi kepala keluarga terdampak bencana.

Beberapa daerah bahkan telah menuntaskan kesiapan lahan sepenuhnya. Di antaranya Kabupaten Bener Meriah dengan 10 titik, Aceh Timur sembilan titik, dan Aceh Tengah enam titik yang seluruhnya telah berstatus clear and clean.

Sementara itu, Aceh Tamiang menjadi daerah dengan jumlah lokasi siap bangun terbanyak, yakni 37 titik. 

Namun, wilayah ini juga memiliki jumlah usulan terbesar dengan 9.965 kepala keluarga penerima manfaat.

Meski progres secara umum menunjukkan perkembangan positif, Safrizal menyoroti masih adanya sejumlah kendala di beberapa daerah. 

Saat ini, terdapat 34 lokasi berstatus “kuning” atau masih dalam tahap negosiasi dan pengukuran, serta tiga lokasi berstatus “merah” karena bermasalah.

“Kami mendorong pemerintah daerah yang masih berstatus kuning, khususnya Gayo Lues dengan 26 lokasi dan Subulussalam dengan empat lokasi, agar segera menuntaskan proses negosiasi lahan,” tegasnya.

Ia berharap seluruh proses penyiapan lahan dapat segera rampung, sehingga pembangunan huntap bagi masyarakat terdampak bencana dapat segera direalisasikan secara menyeluruh.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini