BLANGKEJEREN — Seorang warga Desa Singah Mulo, Kecamatan Putri Betung, Kabupaten Gayo Lues, mengalami luka serius setelah diserang Harimau Sumatera saat sedang bekerja di kebunnya, Selasa (19/5/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.
Korban diketahui bernama Roni (26), warga Dusun Ayu Ara, Desa Singah Mulo. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek di bagian wajah, kepala, dan bahu kiri, sehingga harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Salahuddin Aceh Tenggara.
Kapolres Gayo Lues AKBP Hyrowo, S.I.K. melalui Kapolsek Putri Betung IPDA Novrizal, S.H. membenarkan peristiwa tersebut. Pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan penanganan serta berkoordinasi dengan instansi terkait.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, peristiwa bermula saat korban sedang beraktivitas di kebun miliknya di Desa Singah Mulo. Tidak lama kemudian, saksi bernama Samin (39) mendengar teriakan minta tolong dari arah kebun korban.
Saksi kemudian berlari menuju lokasi dan mendapati korban dalam kondisi bersimbah darah. Saat ditanya, korban mengaku telah diterkam harimau sebelum akhirnya berhasil diselamatkan.
Korban kemudian dievakuasi menggunakan sepeda motor ke rumah warga sebelum dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Korban mengalami luka robek pada bagian kepala, bibir atas dan bawah, serta bahu kiri akibat serangan satwa liar tersebut,” ujar IPDA Novrizal.
Kapolsek juga menyampaikan bahwa kemunculan Harimau Sumatera di wilayah Kecamatan Putri Betung saat ini semakin meresahkan warga karena kerap terlihat di sekitar area perkebunan.
Sebelumnya, satwa liar tersebut juga dilaporkan memangsa sejumlah ternak warga seperti kambing, biri-biri, dan anjing di wilayah Desa Meloak Air Ilang.
Pihak kepolisian telah mengimbau masyarakat melalui perangkat desa agar lebih waspada dan tidak beraktivitas sendirian di kebun maupun kawasan hutan yang rawan kemunculan satwa liar.
“Atas kejadian ini, kami telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar segera meninggalkan area perkebunan jika tidak mendesak demi menghindari kejadian serupa,” jelasnya.
Selain itu, Polsek Putri Betung juga telah berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA Aceh) untuk penanganan lebih lanjut terkait keberadaan Harimau Sumatera di wilayah tersebut.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan menghindari aktivitas di area rawan guna keselamatan bersama.[]
