Hijaukan Pesisir, TNI Bersama Pemerintah dan Warga Tanam Mangrove di Lambadeuk

Editor: Syarkawi author photo

 


Aceh Besar – Komitmen menjaga kelestarian lingkungan pesisir terus ditunjukkan oleh jajaran TNI bersama pemerintah dan masyarakat melalui kegiatan penanaman mangrove di Desa Lambadeuk, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan tersebut dimonitor langsung oleh Danramil 10/Peukan Bada Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Kapten Inf Mahyuzat. 

Kehadirannya menjadi wujud nyata peran aktif TNI dalam mendukung pelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pesisir yang rentan terhadap abrasi dan dampak perubahan iklim.

Dalam sambutannya, Dandim 0101/Kota Banda Aceh Kolonel Inf Faurizal Noerdin, S.Sos., M.Sc., yang diwakili Kasdim Letkol Inf Muhsin, S.Ag., M.A.P., menyampaikan bahwa penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah strategis untuk menjaga keseimbangan ekosistem pesisir.

"Hutan mangrove memiliki peran penting dalam menahan abrasi, melindungi garis pantai, sekaligus menjadi habitat alami bagi berbagai jenis biota laut. Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan," ujarnya.

Selain memberikan manfaat ekologis, lanjutnya, keberadaan hutan mangrove juga berpotensi mendukung peningkatan perekonomian masyarakat pesisir melalui pemanfaatan sumber daya alam yang berkelanjutan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pasiter Kodim 0101/Kota Banda Aceh Mayor Inf Sumastono, Danramil 09 Kapten Inf Deni, Kasi Trantib Kecamatan Peukan Bada Hanafiah yang mewakili Camat Peukan Bada, serta Kapolsek Peukan Bada yang diwakili Ipda Mohd. Taufik.

Kegiatan ini juga diikuti Ketua Forum Keuchik Kecamatan Peukan Bada Bukhari, Ketua MPU Kecamatan Peukan Bada Tgk. Syamsudin, para tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya. 

Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan sambutan Kasdim 0101/Kota Banda Aceh. 

Selanjutnya, seluruh peserta melakukan penanaman bibit mangrove secara simbolis dan bersama-sama di sepanjang kawasan pesisir Desa Lambadeuk.

Suasana penuh kebersamaan terlihat saat para peserta turun langsung ke lokasi penanaman. Dengan semangat gotong royong, mereka menanam bibit mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan dan upaya menjaga kawasan pesisir dari ancaman abrasi.

Melalui kegiatan ini diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ekosistem pesisir semakin meningkat. 

Penanaman mangrove tersebut juga diharapkan memberikan manfaat jangka panjang dalam menjaga keseimbangan alam, melindungi garis pantai, serta mendukung keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini