Illiza Apresiasi Peluncuran Buku “Polda Aceh Meutuah”, Sebut Warisan Pemikiran untuk Generasi Aceh

Editor: Syarkawi author photo

 

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan ucapan selamat kepada Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M atas peluncuran buku “Polda Aceh Meutuah: Sabe Ta Jaga, Aceh Mulia”.

BANDA ACEH – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada Kapolda Aceh, Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah, atas peluncuran buku berjudul “Polda Aceh Meutuah: Sabe Ta Jaga, Aceh Mulia”. 

Menurutnya, buku tersebut bukan hanya menjadi dokumentasi perjalanan institusi kepolisian, tetapi juga merekam semangat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan kemajuan Aceh.

Illiza menilai kehadiran buku tersebut memiliki makna penting karena memuat berbagai pengalaman, gagasan, dan catatan pengabdian yang dapat menjadi referensi bagi masyarakat, khususnya generasi muda Aceh.

“Peluncuran buku ini merupakan capaian yang patut diapresiasi. Buku ini tidak hanya mendokumentasikan berbagai langkah dan pengabdian Polda Aceh, tetapi juga menghadirkan nilai-nilai inspiratif tentang pentingnya kolaborasi dalam menjaga kemuliaan Aceh,” ujar Illiza.

Menurutnya, stabilitas keamanan yang selama ini terjaga merupakan salah satu fondasi utama yang mendukung pelaksanaan pembangunan di berbagai sektor. Karena itu, sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat harus terus diperkuat.

Illiza juga menyoroti tema yang diangkat dalam buku tersebut. Frasa “Sabe Ta Jaga, Aceh Mulia” dinilai mencerminkan tekad bersama masyarakat Aceh untuk menjaga daerah, memperkuat persatuan, melestarikan nilai-nilai budaya, serta mewujudkan Aceh yang maju dan bermartabat.

Lebih lanjut, ia menilai buku tersebut memiliki nilai strategis sebagai warisan pemikiran yang dapat menjadi sumber pembelajaran bagi generasi mendatang. Selain memberikan gambaran mengenai tugas dan tanggung jawab kepolisian dalam menjaga keamanan, buku itu juga memuat nilai-nilai kepemimpinan, dedikasi, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Buku ini memiliki nilai strategis sebagai warisan pemikiran. Generasi mendatang dapat belajar dari pengalaman dan praktik baik yang telah dilakukan dalam membangun keamanan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di Aceh,” katanya.

Illiza berharap buku “Polda Aceh Meutuah: Sabe Ta Jaga, Aceh Mulia” dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di masa depan.

Sebagai kepala daerah, ia menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai upaya yang bertujuan menjaga kondusivitas wilayah serta memperkuat nilai-nilai keacehan sebagai identitas masyarakat.

“Semoga buku Polda Aceh Meutuah: Sabe Ta Jaga, Aceh Mulia menjadi sumber inspirasi, motivasi, dan warisan pemikiran yang bermanfaat bagi generasi Aceh di masa mendatang. Selamat kepada Bapak Kapolda Aceh atas peluncuran karya yang sangat bermakna ini,” tutup Illiza.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini