Pengajian Akbar Woyla Bahas "Hukom Peh Batee", Abu Mudi Dijadwalkan Jadi Pemateri Utama

Editor: Syarkawi author photo

 

Tgk Ari (kanan) dan Tgk Zainal (kiri) sedang menyampaikan tentang kajian akbar di Woyla di dayah Miftahul Jananah, Woyla, Aceh Barat

MEULABOH – Masyarakat Kecamatan Woyla dan sekitarnya akan menggelar Pengajian Akbar Kecamatan Woyla bertema "Hukom Peh Batee" pada Sabtu malam, 4 Juli 2026, mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai. 

Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Komplek Dayah Miftahul Jannah, Gampong Lueng Jawa, Kecamatan Woyla, Kabupaten Aceh Barat, yang dipimpin Waled Abdullah Arif Woyla.

Pengajian akbar ini akan menghadirkan ulama kharismatik Aceh, Abu Syaikh H. Hasanoel Basri H.G. (Abu Mudi), sebagai pemateri utama. Turut hadir Ayah Min Cot Trueng serta Abi Zahrul, putra Abu Mudi. 

Selain membahas tema utama mengenai Hukom Peh Batee, Abu Mudi juga akan mengupas berbagai persoalan fikih kontemporer yang berkembang di tengah masyarakat.

Ketua Panitia, Zainal Abidin, S.Pd., mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang edukasi keagamaan yang memberikan pemahaman dan jawaban atas berbagai persoalan aktual yang dihadapi masyarakat.

"Selain membahas Hukom Peh Batee, masyarakat juga dapat memperoleh penjelasan mengenai berbagai persoalan agama dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus mengikuti sesi tanya jawab langsung bersama Abu Mudi," ujarnya.

Materi yang akan disampaikan meliputi persoalan jinayah dan penyakit masyarakat, seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian konvensional maupun daring, serta pergaulan bebas. 

Selain itu, pembahasan juga mencakup persoalan muamalah, seperti praktik gadai terselubung, pinjaman berbunga (rentenir), komisi proyek, hingga berbagai persoalan rumah tangga yang berkaitan dengan hak dan kewajiban suami istri, nafkah, pengelolaan harta keluarga, serta etika berhias bagi perempuan.

Pengajian tersebut juga akan dihadiri sejumlah ulama dan akademisi Aceh, di antaranya Prof. Dr. Tgk. H. Muntasir A. Kadir, Dr. Tgk. Abdul Muhaimin, Tgk. H. Sulaiman Hasan, serta tokoh-tokoh lainnya.

Panitia juga menyampaikan bahwa Tgk. Mustafa Husen, putra asal Woyla, akan mendampingi Abu Mudi selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Koordinator Umum, Tgk. Arika Amalia, S.Pd., M.Pd., mengatakan Pengajian Akbar Kecamatan Woyla direncanakan dibuka secara resmi oleh Bupati Aceh Barat.

Menurutnya, terselenggaranya kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai elemen masyarakat, mulai dari pemerintah gampong, Pemerintah Kecamatan Woyla, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, para ulama, pimpinan dayah, organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga-lembaga Islam, tokoh masyarakat, hingga seluruh warga Woyla yang bergotong royong menyukseskan acara.

Ia mengajak masyarakat Woyla, Kabupaten Aceh Barat, serta daerah sekitarnya untuk menghadiri pengajian tersebut.

"Pengajian ini diharapkan menjadi momentum memperkuat syiar Islam, memperluas pemahaman masyarakat terhadap hukum-hukum agama, serta mempererat ukhuwah Islamiyah. Kami mengundang seluruh masyarakat untuk hadir dan memanfaatkan kesempatan berdialog langsung dengan para ulama," katanya.

Pengajian Akbar Kecamatan Woyla terbuka untuk umum. Panitia berharap kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran keislaman yang bermanfaat, memperkuat tradisi pengajian di Woyla, serta menjadi bukti bahwa sinergi antara pemerintah, ulama, dayah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat mampu menghadirkan syiar Islam yang membawa manfaat dan keberkahan bagi daerah.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini