Cegah Karhutla di Gunung Rinjani, Brimob Polda NTB Intensifkan Patroli dan Edukasi Pendaki

Editor: Syarkawi author photo

 


LOMBOK TIMUR – Satuan Brimob Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui jajaran Kompi 3 Batalyon B Pelopor memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), Sembalun, Kabupaten Lombok Timur.

Personel Brimob rutin melaksanakan patroli sekaligus memberikan imbauan kepada para pendaki dan wisatawan di sejumlah titik yang menjadi lokasi aktivitas masyarakat di kawasan Gunung Rinjani.

Dansat Brimob Polda NTB, Kombes Pol. Nadi Chaidir, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk mencegah terjadinya Karhutla sekaligus memastikan aktivitas masyarakat dan wisatawan di kawasan Rinjani berlangsung aman dan tertib.

“Patroli ini kami lakukan sebagai bentuk dukungan Polri dalam mencegah terjadinya Karhutla di kawasan Gunung Rinjani. Kami juga memberikan imbauan kepada para pendaki dan pengunjung agar bersama-sama menjaga keamanan serta kelestarian kawasan konservasi ini,” ujar Kombes Nadi, Rabu (19/8/2026).

Dalam pelaksanaannya, personel menyambangi sejumlah lokasi yang menjadi titik aktivitas pendaki dan wisatawan. Petugas juga memberikan edukasi agar pengunjung selalu berhati-hati selama beraktivitas, tidak melakukan tindakan yang berpotensi memicu kebakaran, serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku di kawasan taman nasional.

Kombes Nadi menegaskan, menjaga kelestarian kawasan Gunung Rinjani bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas. Kepedulian seluruh pihak, khususnya para pendaki dan wisatawan, sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kebakaran dan kerusakan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh pendaki dan pengunjung untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Jangan melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran dan tetap patuhi aturan yang telah ditetapkan selama berada di kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani,” tegasnya.

Menurutnya, pencegahan sejak dini menjadi langkah penting mengingat kebakaran di kawasan hutan dapat menimbulkan dampak luas terhadap ekosistem serta kelestarian lingkungan.

Selain melakukan pemantauan, personel Brimob juga mengedepankan pendekatan humanis dalam menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta imbauan kepada masyarakat dan wisatawan.

“Kehadiran petugas di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran pengunjung untuk menjaga kawasan Rinjani,” ujarnya.

Brimob Polda NTB memastikan dukungan terhadap upaya pencegahan Karhutla di kawasan TNGR akan terus dilakukan. Sinergi antara kepolisian, pengelola kawasan, masyarakat, pendaki, dan wisatawan diharapkan mampu menjaga Gunung Rinjani tetap aman, tertib, dan lestari.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga Rinjani. Polri akan terus hadir dan mendukung upaya pencegahan Karhutla, sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat dan wisatawan dengan pendekatan yang humanis,” pungkas Kombes Nadi.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini