BANDA ACEH – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banda Aceh, Cut Zahrida, S.H., mengajak siswa SMA Negeri 13 Banda Aceh untuk meningkatkan budaya membaca, disiplin, dan kerja keras demi meraih cita-cita.
Pesan tersebut disampaikan saat Cut Zahrida menjadi pembina upacara di sekolah tersebut, Senin (24/8/2026).
Dalam amanatnya, Cut Zahrida menekankan pentingnya membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, membaca tidak hanya menambah wawasan dan pengetahuan, tetapi juga mampu membuka ruang bagi lahirnya ide, kreativitas, dan inovasi.
“Rajin membaca akan membuka wawasan dan memunculkan ide-ide baru. Dari membaca, kita bisa menjadi lebih kreatif dan inovatif dalam menjalani kehidupan,” ujar Cut Zahrida di hadapan para siswa.
Ia mengatakan, keberhasilan tidak dapat diraih secara instan. Dibutuhkan proses panjang yang diiringi kedisiplinan, kerja keras, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar.
Karena itu, Cut Zahrida mendorong para siswa untuk memiliki cita-cita tinggi dan tidak takut bermimpi.
Menurutnya, setiap siswa memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang diinginkan selama mau berusaha dan belajar dengan sungguh-sungguh.
“Anak-anak harus punya cita-cita tinggi. Jangan takut bermimpi menjadi presiden, menteri, dokter, gubernur, kepala dinas, TNI, Polri, dan profesi lainnya. Semua itu bisa dicapai dengan belajar, disiplin, dan kerja keras,” katanya.
Selain memberikan motivasi, Cut Zahrida juga mengajak siswa memanfaatkan fasilitas yang tersedia di Perpustakaan Kota Banda Aceh.
Para siswa didorong untuk menjadi anggota perpustakaan dengan melakukan pendaftaran menggunakan Kartu Keluarga (KK).
Sebagai anggota, siswa dapat memanfaatkan koleksi buku yang tersedia untuk membaca sekaligus meminjam buku dengan masa peminjaman hingga 10 hari.
Cut Zahrida berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda untuk memperluas wawasan, meningkatkan pengetahuan, serta mengembangkan potensi dan kreativitas.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 13 Banda Aceh, Dini Milia, S.Si., M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banda Aceh beserta jajaran atas dukungan terhadap penguatan budaya literasi di sekolah.
Menurut Dini, kolaborasi antara SMA Negeri 13 Banda Aceh dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banda Aceh menjadi langkah positif dalam mendorong siswa semakin dekat dengan buku dan berbagai sumber pengetahuan.
“Melalui kolaborasi antara SMA Negeri 13 Banda Aceh dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banda Aceh, kami berharap gerakan literasi tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi berkembang menjadi budaya membaca yang mengakar di kalangan peserta didik,” ujar Dini.
Ia menambahkan, budaya membaca yang kuat akan menjadi bekal penting bagi siswa dalam menghadapi tantangan pendidikan dan perkembangan zaman.
“Dengan budaya membaca yang kuat, kami berharap peserta didik mampu memperluas wawasan, mengembangkan kreativitas, serta mempersiapkan diri untuk meraih cita-cita dan menghadapi tantangan pendidikan di masa depan,” pungkasnya.[]
