BANDA ACEH – Perpustakaan Baitul Hikmah Gampong Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, Kota Banda Aceh, berhasil meraih Juara 2 Lomba Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Provinsi Aceh dalam rangkaian Festival Literasi Aceh 2026.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam Festival Literasi Aceh yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (DPKA) di Gedung Perpustakaan Aceh, Selasa (18/8/2026).
Prestasi ini menjadi bukti bahwa geliat literasi di tingkat gampong terus berkembang dan mampu bersaing dengan perpustakaan desa dari berbagai kabupaten/kota di Aceh.
Dalam perlombaan tersebut, Juara 1 diraih Kabupaten Aceh Tengah, sedangkan Juara 3 diraih Kota Subulussalam. Raihan Juara 2 oleh Perpustakaan Baitul Hikmah menjadi capaian membanggakan bagi Kota Banda Aceh, khususnya Gampong Lamteumen Timur.
Capaian tersebut sekaligus menunjukkan komitmen masyarakat dalam membangun budaya membaca dan memperluas akses terhadap pengetahuan di tingkat gampong.
Lomba Perpustakaan Desa Terbaik Tingkat Provinsi Aceh tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga bentuk apresiasi terhadap dedikasi dan inovasi perpustakaan dalam mengembangkan budaya literasi masyarakat.
Keberadaan perpustakaan di tingkat gampong diharapkan semakin mampu menjadi ruang belajar yang terbuka dan mudah diakses seluruh lapisan masyarakat.
Prestasi Perpustakaan Baitul Hikmah juga menunjukkan bahwa perpustakaan tidak lagi sekadar menjadi tempat menyimpan dan meminjam buku. Perpustakaan dapat berkembang menjadi pusat aktivitas masyarakat, ruang kreativitas, tempat berbagi pengetahuan, sekaligus sarana pembentukan karakter dan pengembangan potensi generasi muda.
Pada kesempatan yang sama, panitia Festival Literasi Aceh turut mengumumkan pemenang lomba video literasi dan OPD pengawas arsip eksternal terbaik.
Penyerahan penghargaan dilakukan Asisten Administrasi Umum Sekda Aceh, A. Murtala, didampingi Plt. Kepala DPKA Aceh Zulkifli serta Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal.
Plt. Kepala DPKA Aceh Zulkifli mengatakan, Festival Literasi Aceh merupakan salah satu upaya meningkatkan minat baca masyarakat sekaligus mendorong tumbuhnya budaya literasi secara lebih luas.
Menurutnya, budaya literasi perlu dibangun secara bersama-sama dan tidak hanya menjadi tanggung jawab perpustakaan. Keluarga, sekolah, masyarakat, komunitas, dan berbagai pihak lainnya memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem literasi yang kuat dan berkelanjutan.
Selain meningkatkan minat baca, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran dan sumber informasi masyarakat.
Dengan demikian, perpustakaan diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih besar dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Festival Literasi Aceh 2026 berlangsung selama tiga hari, 18–20 Agustus 2026, dengan menghadirkan berbagai kegiatan yang dikemas untuk menarik minat masyarakat dari beragam kalangan.
Sejumlah kegiatan turut memeriahkan festival, mulai dari pameran literasi, bazar UMKM, penampilan seni tari, talkshow mendongeng, marching band, storytelling, pertunjukan musik, hingga donor darah.
Rangkaian kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan bagi pegiat literasi, masyarakat, pelajar, komunitas, pelaku UMKM, dan berbagai unsur lainnya untuk berbagi pengalaman sekaligus memperkenalkan inovasi dalam pengembangan literasi.
Keberhasilan Perpustakaan Baitul Hikmah Gampong Lamteumen Timur meraih Juara 2 tingkat Provinsi Aceh diharapkan menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Capaian tersebut juga diharapkan mendorong semakin banyak gampong di Banda Aceh menjadikan perpustakaan sebagai pusat kegiatan edukatif dan kreatif masyarakat.
Dengan semakin kuatnya budaya literasi, perpustakaan diharapkan tidak hanya melahirkan masyarakat yang gemar membaca, tetapi juga generasi yang kritis, kreatif, produktif, serta mampu memanfaatkan informasi secara bijak di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi. ()
