Ketua Baitul Mal Banda Aceh Blusukan, Jenguk Langsung Anak Yatim dan Keluarga Fakir Miskin

Editor: Syarkawi author photo

 

Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh, Dr. Yusuf Al-Qardhawy, saat menjenguk dan berdialog langsung dengan anak yatim dan keluarga fakir miskin di salah satu rumah sederhana di sudut Kota Banda Aceh, Kamis (01/10/2026).

BANDA ACEH – Ketua Baitul Mal Kota Banda Aceh, Dr. Yusuf Al-Qardhawy, turun langsung mengunjungi anak yatim dan keluarga fakir miskin di kawasan Jeulingke, Kota Banda Aceh, Kamis (1/10/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan melalui kegiatan home visit untuk melihat langsung kondisi masyarakat penerima manfaat sekaligus memastikan bantuan yang disalurkan Baitul Mal tepat sasaran.

Dalam video yang beredar di media sosial, Yusuf terlihat duduk lesehan di atas tikar di sebuah rumah sederhana. Mengenakan kemeja biru, peci hitam, dan kacamata, ia berdialog dengan seorang anak yatim dan keluarganya.

Yusuf mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari amanah yang dititipkan para muzakki kepada Baitul Mal Kota Banda Aceh.

“Alhamdulillah, hari ini kami bisa bersilaturahmi dan menjenguk adik-adik kita anak yatim dan keluarga fakir miskin di Jeulingke Kota Banda Aceh. Ini adalah bagian dari amanah yang dititipkan para muzakki kepada Baitul Mal,” ujar Yusuf saat dikonfirmasi, Kamis (1/10/2026).

Menurutnya, kegiatan kunjungan langsung menjadi bagian dari upaya Baitul Mal untuk mengetahui kondisi penerima manfaat secara lebih dekat. Selain bantuan kebutuhan dasar, pihaknya juga ingin mendengar persoalan yang dihadapi keluarga, termasuk kebutuhan pendidikan dan kondisi sosial mereka.

“Baitul Mal bukan hanya tempat mengumpulkan dan membagikan zakat. Baitul Mal harus hadir sebagai rumah harapan. Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak yatim di Banda Aceh yang putus sekolah karena biaya, tidak ada fakir miskin yang tidur dalam kelaparan. Inilah esensi dari syariat Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” tegasnya.

Yusuf juga mengajak masyarakat yang memiliki kelebihan rezeki untuk menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui Baitul Mal Kota Banda Aceh. Menurutnya, dukungan para muzakki diperlukan agar manfaat zakat dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada para muzakki. Zakat Anda telah menghidupkan harapan mereka. Mari kita terus kuatkan solidaritas sosial di Kota Banda Aceh,” katanya.

Selain bantuan konsumtif untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Baitul Mal Banda Aceh juga diarahkan untuk mengembangkan program bantuan produktif sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memastikan pengelolaan zakat tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi turut menyentuh kebutuhan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat penerima manfaat.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini