Motor Curian dari Banda Aceh Dijual ke Pidie dan Pijay, Pelaku dan Penadah Dibekuk Polisi

Editor: Syarkawi author photo

 


Banda Aceh - Rabu ( 30 Juli 2025 ) — Unit VI Ranmor Satreskrim Polresta Banda Aceh berhasil meringkus seorang pelaku pencurian sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah Ulee Kareng. Pelaku berinisial FR (39), warga Aceh Tamiang, ditangkap di kawasan Simpang Seulawah, Seutui, Banda Aceh, pada Selasa (15/7/2025).

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono melalui Kasatreskrim Kompol Fadillah Aditya Pratama mengatakan bahwa penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari dua laporan polisi terkait kasus pencurian sepeda motor yang diterima belum lama ini.

“Laporan tersebut berasal dari warga yang kehilangan sepeda motor di kawasan Ulee Kareng. Setelah melakukan penyelidikan dan olah TKP, kami berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku FR,” ujar Kompol Fadillah.

Dari hasil penyelidikan, diketahui FR mencuri sepeda motor Honda Scoopy milik Mawarni di Gampong Lambhuk, Ulee Kareng, pada 15 April 2025. 

Selain itu, ia juga mencuri Honda Beat di Gampong Pango Raya, Ulee Kareng, pada Mei 2025.

“Motor hasil curian tersebut kemudian dijual ke dua lokasi berbeda, yakni Lueng Putu dan Tringgadeng, Kabupaten Pidie Jaya. Di sana, sudah ada penadah yang menunggu,” lanjutnya.

Berdasarkan keterangan FR, tim Unit Ranmor kemudian melakukan penangkapan terhadap dua penadah pada Senin (28/7/2025). 

Penadah pertama, EKO, ditangkap di rumahnya di Lueng Putu. Polisi turut mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Honda Scoopy warna merah hitam yang dilaporkan hilang dari Ulee Kareng.

Selanjutnya, tim bergerak ke Tringgadeng dan berhasil menangkap penadah kedua, MZ, di sebuah warung kopi. Dari MZ, polisi mengamankan sepeda motor Honda Beat hasil curian.

Kini, FR bersama kedua penadah telah diamankan di Mapolresta Banda Aceh untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Kasatreskrim juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap tindak pencurian kendaraan bermotor.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memasang kunci ganda dan memarkir kendaraan di tempat aman. Banyak pemilik kendaraan yang masih abai terhadap imbauan ini, sehingga pencurian sepeda motor masih sering terjadi,” pungkasnya.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini