Banda Aceh — Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han)., menerima penghargaan bergengsi dalam ajang Theacehpost Awards 2025. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, kemitraan, serta peran aktif TNI dalam mewujudkan Aceh yang aman, harmonis, dan sejahtera.
Penghargaan tersebut diterima secara simbolis oleh Kepala Penerangan Kodam Iskandar Muda (Kapendam IM), Kolonel Inf Teuku Mustafa Kamal, mewakili Pangdam IM dalam acara puncak peringatan HUT ke-5 Theacehpost.com, yang digelar di Ballroom Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Sabtu malam (26/7/2025).
Acara berlangsung khidmat dan penuh keakraban, dihadiri ratusan tokoh lintas sektor, mulai dari pejabat pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, insan media, hingga pelaku usaha. Deretan tokoh nasional dan daerah turut hadir memberikan apresiasi kepada para penerima penghargaan yang dinilai telah berkontribusi besar dalam kemajuan Aceh.
Beberapa tokoh kehormatan yang hadir antara lain Gubernur Aceh Muzakir Manaf, Direktur Dayah MUDI Mesra Samalanga Abi Zahrul Mubarak, Ketua Umum Persaudaraan Aceh Serantau Akhyar Kamil, dan Kadis Perumahan dan Permukiman Aceh T. Aznal Zahri. Sejumlah anggota legislatif DPR dan DPRA seperti Tgk. Teuku Zulfadli (Waled Landeng), Abdurrahman Ahmad, dan Martini, SPd, MH, turut hadir, bersama Walikota Banda Aceh Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal dan penyanyi religi nasional Opick yang menyemarakkan suasana spiritual acara.
Penghargaan kepada Pangdam IM diberikan atas kepemimpinan humanis Mayjen TNI Niko Fahrizal dalam memperkuat sinergi TNI dan masyarakat. Di bawah kepemimpinannya, Kodam IM aktif dalam program sosial, kemanusiaan, pendidikan, kesehatan, serta penguatan stabilitas wilayah berbasis kearifan lokal.
Komitmen tersebut dinilai telah menjadi pilar strategis dalam menjaga kedamaian serta memperkuat persatuan dan kesatuan di Bumi Serambi Mekkah.
Founder Theacehpost.com, Muhammad Balia, menyatakan bahwa penghargaan diberikan kepada tokoh-tokoh dan institusi yang memiliki pengaruh dan kontribusi nyata dalam pembangunan Aceh.
“Ini bentuk apresiasi masyarakat terhadap kerja para pemimpin di berbagai sektor. Pangdam IM adalah sosok inspiratif yang menjaga keamanan sekaligus merangkul rakyat dalam semangat kebersamaan,” ujarnya.
Selain Pangdam IM, penghargaan juga diberikan kepada Gubernur Aceh Muzakir Manaf sebagai Tokoh Peusaboh Nanggroe, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah sebagai Tokoh Peusaneut Nanggroe, serta Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Dr. Safrizal ZA, M.Si., atas kiprahnya dalam kemajuan pemerintahan daerah secara nasional.
Penghargaan resmi ini ditandatangani oleh Pimpinan Umum Theacehpost.com, Muhammad Balia, S.I.Kom., SH., M.Sos., dan diberikan pula kepada tokoh-tokoh penting lainnya seperti Direktur Pelanggaran HAM Berat Kejaksaan Agung RI Muhibuddin, SH., Wakil Ketua MPU Aceh Prof. Dr. Tgk. H. Muhibbutthabari, M.Ag., serta sejumlah bupati dan wali kota di Aceh yang dinilai aktif meningkatkan pelayanan publik.
Dari sektor non-pemerintah, penghargaan juga diraih oleh pelaku usaha, UMKM, tokoh perempuan, pegiat sosial dan kemanusiaan, serta lembaga swasta. Di antaranya:
- PT MIFA Bersaudara (kategori tambang peduli lingkungan)
- PT Solusi Bangun Andalas (pelindung ekosistem)
- PT Pembangunan Aceh (penggerak sumber pendapatan daerah)
- Bank Syariah Indonesia Aceh (inovasi layanan digital)
- LKMS Mahirah Muamalah dan BPRS Hikmah Wakilah (penggerak UMKM inovatif)
Menanggapi penghargaan tersebut, Mayjen TNI Niko Fahrizal menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam.
“Ini adalah kehormatan sekaligus amanah besar. Terima kasih kepada Theacehpost.com dan masyarakat Aceh atas kepercayaannya kepada TNI, khususnya Kodam Iskandar Muda. Ini menjadi pemacu semangat kami untuk terus hadir dan mengabdi sepenuh hati,” ujar Pangdam dalam pernyataan yang dibacakan Kapendam IM.
Ia menegaskan, semua pencapaian Kodam IM merupakan hasil kerja kolektif antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Menurutnya, sinergi kuat adalah kunci menjaga ketertiban, mendorong pembangunan, dan mengangkat martabat rakyat Aceh.
“Keberhasilan yang kita raih adalah buah dari gotong royong. Mari terus jaga persatuan dan membangun Aceh dengan semangat kebersamaan,” pungkasnya.
Di akhir pesannya, Pangdam IM berharap agar penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda Aceh untuk berkarya, mencintai tanah air, dan menjadi agen perubahan demi kemajuan daerah.
“TNI akan selalu hadir di tengah rakyat, menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa dan mendampingi setiap langkah positif bagi Aceh.”[]
