Meulaboh - Petani di Desa Pasi Teungoh, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, mulai mempersiapkan lahan untuk menanam padi pada musim tanam gadu. Proses ini dilakukan secara intensif sejak Selasa (9/7/2024), dengan harapan panen melimpah pada akhir musim nanti.
Data dari Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Barat mengungkapkan bahwa memasuki musim tanam gadu dari bulan April hingga Juli 2024, luas lahan yang sudah ditanami padi mencapai lebih dari 50 persen atau sekitar 3.271 hektar dari target total 6.000 hektar. Pihak dinas juga memperkirakan angka ini akan terus bertambah hingga mencapai target pada bulan September mendatang.
Musim tanam gadu, yang merupakan salah satu musim tanam utama di Aceh, berlangsung dari April hingga Oktober. Pada musim ini, petani di berbagai daerah di Aceh Barat, termasuk Desa Pasi Teungoh, memanfaatkan lahan persawahan mereka untuk menanam padi. Persiapan lahan yang dilakukan mencakup pembajakan tanah, pengaturan irigasi, dan penyiapan bibit padi unggul.
Abu Bakar, seorang petani di Desa Pasi Teungoh, menyatakan bahwa persiapan lahan sangat penting untuk memastikan pertumbuhan padi yang optimal. "Kami harus memastikan tanah siap ditanami, irigasi berjalan lancar, dan bibit yang digunakan adalah bibit unggul yang tahan terhadap hama dan penyakit," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Barat, Safrizal, mengapresiasi kerja keras para petani yang telah mencapai setengah dari target penanaman. "Kami optimis bahwa target 6.000 hektar lahan tanam padi akan tercapai. Kami juga terus memberikan dukungan berupa bantuan bibit, pupuk, dan pelatihan teknis kepada petani," ujarnya.
Selain itu, pihak dinas juga berupaya meningkatkan kapasitas produksi dengan mengembangkan sistem pertanian yang lebih modern dan efisien. "Kami mendorong penggunaan teknologi pertanian seperti traktor dan mesin tanam otomatis untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja petani," tambah
Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan musim tanam gadu tahun ini akan memberikan hasil panen yang melimpah dan meningkatkan kesejahteraan petani di Aceh Barat. []