Pidie – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan serta melindungi kesejahteraan petani, Babinsa Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie, Sertu Bambang Zainal Arifin, melaksanakan kegiatan pengontrolan harga gabah padi hasil panen petani di Desa Perlak Asan, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, pada Selasa (31/03/2026).
Kegiatan ini dilakukan di tengah masa panen padi musim rendengan, di mana aktivitas jual beli gabah antara petani dan para pengumpul (agen) maupun toke kilang padi berlangsung cukup intens.
Kehadiran Babinsa di lapangan bertujuan untuk memastikan harga gabah yang diterima petani sesuai dengan ketentuan pemerintah, yakni tidak berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp 6.500 per kilogram.
Sebagai aparat kewilayahan yang menjadi ujung tombak satuan teritorial, Babinsa memiliki peran penting dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan nasional.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan pengawasan langsung terhadap harga jual hasil panen petani, sehingga tidak terjadi praktik yang merugikan para petani.
Dalam pelaksanaannya, Sertu Bambang Zainal Arifin melakukan pengecekan secara langsung di lokasi panen serta berdialog dengan petani dan para pengumpul.
Dari hasil pemantauan di lapangan, diketahui bahwa harga gabah yang dibeli oleh agen berada di atas HET, yakni berkisar antara Rp7.200 hingga Rp7.300 per kilogram.
“Hasil pengecekan menunjukkan bahwa harga gabah saat ini cukup baik dan berada di atas standar yang ditetapkan pemerintah.
Kondisi ini tentunya sangat membantu petani dalam menutupi biaya produksi, mulai dari pengolahan lahan, penanaman, pemupukan, perawatan, hingga biaya panen, serta masih memberikan keuntungan untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari,” ujar Sertu Bambang.
Ia juga menegaskan bahwa pengawasan ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga stabilitas harga serta memastikan para petani mendapatkan haknya secara layak.
Selain itu, Babinsa juga mengimbau kepada para pengumpul agar tetap mengikuti ketentuan harga yang berlaku serta menjalin kerja sama yang baik dengan petani.
Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para petani di Desa Perlak Asan. Mereka merasa terbantu dan lebih tenang dengan adanya pengawasan dari Babinsa, sehingga tidak khawatir terhadap kemungkinan permainan harga di lapangan.
Sementara itu, Danramil 12/Sakti, Kapten Inf Dwi Santosa, menyampaikan apresiasi atas peran aktif Babinsa dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam menjaga stabilitas harga gabah dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Ia berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara konsisten guna memperkuat ketahanan pangan di wilayah.
Melalui langkah nyata ini, TNI AD terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kesejahteraan masyarakat serta menjaga stabilitas ekonomi di sektor pertanian, sebagai bagian dari upaya mewujudkan kemandirian pangan nasional.[]
