Pidie – Babinsa Koramil 03/Delima, Kodim 0102/Pidie, Koptu Dedi Pramono, melaksanakan kegiatan pembinaan dan komunikasi sosial (Komsos) bersama para pemuda di Desa Mesjid Beuah, Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Kamis (14/8/2025).
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dan imbauan tentang bahaya judi online yang belakangan marak di berbagai kalangan, termasuk generasi muda.
Dalam pertemuan yang berlangsung santai namun penuh makna tersebut, Koptu Dedi Pramono menyampaikan bahwa judi online tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga dapat menimbulkan dampak negatif pada mental, moral, dan masa depan generasi muda.
Ia menekankan pentingnya menjaga diri dari pengaruh negatif teknologi dan memanfaatkan waktu luang untuk kegiatan yang bermanfaat.
“Judi online adalah salah satu bentuk penyakit masyarakat yang bisa menghancurkan masa depan. Selain merugikan diri sendiri, aktivitas ini juga dapat memicu permasalahan sosial seperti hutang, konflik keluarga, hingga tindakan kriminal. Saya berharap para pemuda dapat lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan menghindari segala bentuk perjudian,” tegasnya.
Babinsa juga mengajak para pemuda untuk lebih aktif dalam kegiatan positif di desa, seperti olahraga, kerja bakti, atau mengikuti program pembinaan kewirausahaan.
Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan produktif akan membentuk karakter yang kuat, tangguh, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Warga dan tokoh pemuda yang hadir menyambut baik langkah Babinsa ini. Mereka mengaku kegiatan sosialisasi seperti ini sangat penting untuk membuka wawasan dan memberikan motivasi agar para pemuda menjauhi perilaku menyimpang.
Danramil 03/Delima, memberikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan anggotanya. Ia menegaskan bahwa pembinaan kepada generasi muda merupakan salah satu prioritas TNI di wilayah, mengingat mereka adalah penerus bangsa yang harus dijaga dari pengaruh negatif.
“TNI akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pembinaan, pendampingan, dan perlindungan, termasuk dari ancaman sosial seperti judi online,” ungkapnya.
Dengan adanya pembinaan dan komunikasi sosial yang berkesinambungan, diharapkan para pemuda di Desa Mesjid Beuah dan sekitarnya dapat terhindar dari praktik judi online serta mampu menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkontribusi positif bagi pembangunan daerah.[]
