Pidie — Dalam rangka mendukung stabilitas ekonomi masyarakat serta memastikan ketersediaan dan keterjangkauan harga kebutuhan pokok, Babinsa Koramil 09/Mutiara Kodim 0102/Pidie, Serma Sanusi, melaksanakan kegiatan monitoring harga sembako di Pasar Beureunuen, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, pada Kamis (29/01/2026).
Kegiatan monitoring ini dilakukan sebagai bagian dari tugas Babinsa dalam memantau kondisi wilayah binaan, khususnya terkait perkembangan harga bahan kebutuhan pokok yang sangat berpengaruh terhadap daya beli masyarakat.
Pemantauan tersebut meliputi harga beras, minyak goreng, gula pasir, telur, daging, cabai, bawang merah, bawang putih, serta kebutuhan pokok lainnya.
Dalam pelaksanaannya, Serma Sanusi berinteraksi langsung dengan para pedagang dan pembeli untuk memperoleh data yang akurat mengenai harga sembako serta mengetahui ketersediaan stok di pasar.
Dari hasil monitoring sementara, harga kebutuhan pokok di Pasar Beureunuen terpantau relatif stabil, meskipun terdapat beberapa komoditas yang mengalami fluktuasi harga akibat faktor distribusi dan pasokan.
Serma Sanusi menyampaikan bahwa kegiatan monitoring harga sembako ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini adanya lonjakan harga yang berpotensi memberatkan masyarakat, sekaligus sebagai bahan laporan kepada komando atas dan instansi terkait.
Selain itu, Babinsa juga mengimbau para pedagang agar tidak melakukan penimbunan barang serta tetap menjual kebutuhan pokok sesuai dengan harga yang wajar.
Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap berbelanja secara bijak serta menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan pasar.
Sinergi antara aparat kewilayahan, pedagang, dan masyarakat dinilai sangat penting guna menciptakan suasana pasar yang aman, tertib, dan kondusif.
Melalui kegiatan monitoring harga sembako ini, diharapkan stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Mutiara dapat terus terjaga, sehingga mampu mendukung perekonomian masyarakat serta meningkatkan kesejahteraan warga Kabupaten Pidie.[]
