Di Garis Depan Perbatasan, Kepala BNN RI Instruksikan Jajaran Kepri Tingkatkan Kewaspadaan dan Perkuat Kolaborasi

Editor: Syarkawi author photo

 


KEPULAUAN RIAU — Berada di wilayah perbatasan yang rawan terhadap peredaran gelap narkotika lintas negara, Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menginstruksikan seluruh jajaran BNN di Provinsi Kepulauan Riau untuk senantiasa “memasang mata dan telinga” guna meningkatkan kewaspadaan, deteksi dini, serta penguatan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Arahan tersebut disampaikan pada Sabtu (17/1/2026) kepada seluruh personel BNN di wilayah Kepulauan Riau yang dikenal dengan julukan Bumi Segantang Lada.

Komjen Pol. Suyudi menjelaskan, Provinsi Kepulauan Riau memiliki karakteristik geografis yang sangat terbuka, dengan sekitar 96 persen wilayah perairan dan hanya 4 persen daratan, serta berbatasan langsung dengan sejumlah negara tetangga. 

Kondisi ini menjadikan Kepulauan Riau sebagai salah satu wilayah yang rawan dimanfaatkan jaringan sindikat narkotika internasional sebagai jalur masuk dan transit peredaran gelap narkotika ke Indonesia.

Dalam arahannya, Kepala BNN RI menegaskan bahwa narkotika merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) sekaligus upaya sistematis untuk melemahkan dan membodohi generasi bangsa. 

Menurutnya, peredaran gelap narkotika tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, tetapi juga berdampak serius terhadap kualitas sumber daya manusia, stabilitas sosial, serta daya saing bangsa di masa depan.

Oleh karena itu, ia kembali menekankan bahwa upaya P4GN harus dilaksanakan secara komprehensif dan berkelanjutan, tidak hanya melalui penindakan, tetapi juga selaras dengan penguatan pencegahan, pemberdayaan masyarakat, serta rehabilitasi. 

Kebijakan pencegahan, lanjutnya, difokuskan pada perlindungan anak melalui Program ANANDA BERSINAR sebagai upaya membangun ketahanan generasi sejak dini.

Lebih lanjut, Kepala BNN RI mendorong seluruh jajaran BNN di Kepulauan Riau untuk aktif membangun dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat. 

Sinergi tersebut dinilai penting untuk menumbuhkan kesadaran kolektif terhadap bahaya narkotika yang terus mengancam dengan modus dan strategi peredaran yang semakin kompleks dan masif.

Pada kesempatan itu, Komjen Pol. Suyudi juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran BNN di wilayah Kepulauan Riau atas dedikasi, ketulusan, dan kerja keras yang selama ini ditunjukkan dalam upaya P4GN. Ia berpesan agar semangat pengabdian tersebut terus dijaga dan setiap tugas yang dijalankan dimaknai sebagai bagian dari ibadah.

“Sekecil apa pun upaya yang dilakukan memiliki arti besar, karena secara nyata berkontribusi dalam menekan laju penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, sekaligus melindungi masyarakat dan generasi masa depan dari ancaman narkotika,” pungkasnya.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini