Jambi — Polda Jambi menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Tahun 1447 Hijriah/2026 M di Masjid Al-Ikhlas Polda Jambi, Kamis (22/1/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 250 personel Polda Jambi.
Peringatan tersebut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, para Pejabat Utama (PJU) Polda Jambi, serta penceramah Ustadz Antoni Ramli, M.Pd.I.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan mengusung tema “Memperteguh Keimanan dan Ketakwaan Personel Polri untuk Masyarakat dalam Aksi Kemanusiaan dan Kepedulian Sosial.”
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, pembacaan Ummul Qur’an, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, sambutan Wakapolda Jambi, tausiyah agama, doa bersama, hingga penutup.
Dalam sambutannya, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan Isra’ Mi’raj serta mengajak seluruh personel untuk mengambil hikmah dari peristiwa tersebut.
“Sudah menjadi ketetapan Allah SWT menjadikan kita sebagai orang-orang terpilih yang dapat hadir dan mengikuti peringatan Isra’ Mi’raj di Masjid Al-Ikhlas Polda Jambi,” ujar Brigjen Pol. M. Mustaqim.
Ia menegaskan, peringatan Isra’ Mi’raj hendaknya dijadikan sebagai momentum pembinaan spiritual bagi seluruh personel Polri, khususnya dalam meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.
“Semoga hikmah yang disampaikan dapat menjadi pembelajaran bagi diri pribadi, sekaligus sumber kebaikan yang dapat ditularkan kepada rekan-rekan kerja dalam pelaksanaan tugas,” tambahnya.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustadz Antoni Ramli menjelaskan makna dan latar belakang peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang terjadi pada masa Aamul Huzn atau tahun kesedihan.
“Isra’ adalah perjalanan malam Nabi Muhammad SAW dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsa, sedangkan Mi’raj merupakan peristiwa naiknya Nabi ke Sidratul Muntaha, di mana perintah shalat lima waktu diterima langsung dari Allah SWT,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa shalat merupakan tiang agama yang memiliki peran penting dalam membentuk akhlak dan moral seorang muslim.
“Shalat dapat mencegah perbuatan keji dan mungkar. Melalui peringatan Isra’ Mi’raj ini, diharapkan keimanan dan ketakwaan kita semakin meningkat serta menjadi motivasi dalam melaksanakan tugas dan pengabdian kepada masyarakat,” tutupnya.[]
