Makassar - 18 Maret 2026 — PT PLN (Persero) memastikan kesiapan sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (Sulselrabar) dalam kondisi andal menjelang Idulfitri 1447 Hijriah.
Berbagai langkah telah disiapkan untuk menjaga kecukupan pasokan listrik agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman.
Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Investasi dan Ekonomi, Muhammad Mahmud Azhar Lubis, saat melakukan kunjungan pemantauan di PLN Unit Pusat Pengatur Beban (UP2B) Sistem Makassar, Sabtu (14/3), menyampaikan bahwa sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Bagian Selatan berada dalam kondisi aman.
“Saya telah mengecek persiapan dan kesiagaan PLN dalam mengawal momen Ramadan dan Idulfitri tahun ini. Kapasitas listrik dan kebutuhan masyarakat dalam kondisi cukup,” ujarnya.
Direktur Manajemen Risiko PLN, Adi Lumakso, menambahkan bahwa berbagai langkah antisipatif telah dilakukan sejak jauh hari, mulai dari asesmen hingga pemeliharaan menyeluruh pada sektor pembangkitan, transmisi, dan distribusi.
“Kami telah melakukan upaya preventif dari berbagai sisi agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman serta merayakan Idulfitri tanpa gangguan kelistrikan,” kata Adi.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulselrabar, Edyansyah, menyampaikan bahwa PLN telah menyiagakan 102 posko siaga kelistrikan dan 4.972 personel di sektor distribusi dan transmisi selama periode Ramadan hingga Idulfitri.
Ia menjelaskan, daya mampu pasok pada Sistem Sulawesi Bagian Selatan mencapai 2.285 megawatt (MW), sementara perkiraan beban puncak berada di angka 1.718 MW. Dengan demikian, terdapat cadangan daya sebesar 567 MW yang memastikan pasokan listrik tetap aman.
“Berbagai upaya telah kami lakukan untuk menjaga kecukupan pasokan listrik di sistem Sulawesi Bagian Selatan,” jelasnya.
Selain itu, PLN juga menyiapkan infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Sebanyak 69 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) tersedia di 53 lokasi di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar untuk mendukung mobilitas masyarakat.
Dalam masa siaga, PLN turut menyiapkan peralatan pendukung operasional, antara lain 152 unit genset, 30 unit UPS, 79 unit gardu bergerak, 13 crane, 308 mobil operasional, serta 169 motor operasional. Sebanyak 10 tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) juga disiagakan.
“Dengan seluruh persiapan ini, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal sepanjang Ramadan hingga Idulfitri,” tutup Edyansyah.[]
