Bapas Kelas II Tidore Panen Raya Ketimun, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

Editor: Syarkawi author photo

 

Plt. Kepala Bapas Kelas II Tidore, Djunaidi A. Fabanyo, bersama jajaran pegawai saat mengikuti panen raya ketimun di lahan ketahanan pangan kantor, Kamis (2/4/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.

TIDORE — Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tidore kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan panen raya ketimun yang digelar pada Kamis (2/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung di lahan ketahanan pangan milik Bapas tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pegawai dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat gotong royong.

Panen raya ini merupakan hasil pengelolaan lahan yang dimulai sejak Februari 2026. Selama kurang lebih dua bulan, lahan yang sebelumnya tidak produktif dioptimalkan melalui perawatan intensif dengan pendekatan ramah lingkungan, mulai dari penyiraman rutin, penggunaan pupuk organik, hingga pengendalian hama secara alami.

Upaya tersebut membuahkan hasil yang menggembirakan, dengan produksi ketimun berkualitas baik dan jumlah yang optimal.

Kegiatan ini turut dihadiri Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bapas Kelas II Tidore, Djunaidi A. Fabanyo, bersama pejabat struktural, pegawai, serta peserta magang. Dalam sambutannya, Djunaidi menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan program tersebut.

“Hasil ini menjadi bukti bahwa dengan kerja sama dan komitmen yang kuat, kita mampu mengubah lahan tidak produktif menjadi sumber pangan yang bermanfaat,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil panen ketimun akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi internal kantor. Selain itu, hasil produksi juga berpotensi dipasarkan sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran dan optimalisasi sumber daya.

Program ini dinilai mampu menekan biaya operasional, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan bahan pangan segar.

Selain berdampak secara ekonomi, kegiatan ini juga memberikan manfaat lain, seperti peningkatan keterampilan pegawai di bidang pertanian, penguatan budaya kerja sama, serta mendorong pola hidup sehat di lingkungan kerja.

Sebagai tindak lanjut, Bapas Kelas II Tidore berencana mengembangkan program ketahanan pangan dengan menanam komoditas hortikultura lainnya, seperti cabai dan kangkung. 

Pengelolaan lahan juga akan ditingkatkan melalui perencanaan yang lebih matang, penguatan kapasitas sumber daya manusia, serta penerapan teknik budidaya yang berkelanjutan.

Langkah ini diharapkan mampu menjaga kesinambungan produksi sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan di lingkungan instansi pemerintah.

Melalui kegiatan ini, Bapas Kelas II Tidore menegaskan perannya tidak hanya sebagai lembaga pembimbing kemasyarakatan, tetapi juga sebagai institusi yang adaptif dan inovatif dalam menjawab tantangan pembangunan nasional.

Keberhasilan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi instansi lain untuk memanfaatkan lahan secara produktif dan berkelanjutan. (**)

Share:
Komentar

Berita Terkini