BPOM Aceh Perkuat Keamanan Pangan Desa, Latih Kader di Bueng Sidom

Editor: Syarkawi author photo

 


Kota Jantho – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Aceh terus memperkuat sistem keamanan pangan berbasis masyarakat melalui pelatihan kader desa di Gampong Bueng Sidom, Kecamatan Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (14/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam mengonsumsi pangan yang aman, sehat, dan layak. 

Pelatihan melibatkan kader desa, perangkat gampong, serta unsur masyarakat sebagai ujung tombak pengawasan pangan di tingkat lokal.

Camat Blang Bintang, Subhan, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan menegaskan dukungan pemerintah kecamatan terhadap program pembinaan berbasis kesehatan masyarakat.

“Kami menyambut baik pelatihan ini karena kader desa merupakan garda terdepan dalam menjaga kualitas pangan. Dengan adanya pelatihan ini, masyarakat akan lebih teredukasi dan desa dapat menjadi contoh bagi wilayah lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat Gerakan Desa Sehat dan Mandiri, khususnya dalam mendorong kemandirian desa menjaga kualitas hidup masyarakat, termasuk aspek keamanan pangan.

Subhan berharap Gampong Bueng Sidom dapat menjadi model desa sadar pangan di Kabupaten Aceh Besar serta mendorong replikasi program serupa di wilayah lain sebagai bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

Sementara itu, Ketua Tim Program Prioritas Nasional BPOM Aceh, Desi Ariyanti Ningsih, menegaskan bahwa penguatan peran kader desa menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengawasan pangan yang efektif dan berkelanjutan.

“Keamanan pangan merupakan fondasi kesehatan masyarakat. Melalui kader desa, kita membangun sistem pengawasan yang lebih dekat dengan masyarakat sehingga pangan yang dikonsumsi sehari-hari benar-benar aman,” jelasnya.

Dalam pelatihan tersebut, peserta dibekali berbagai materi, mulai dari prinsip dasar keamanan pangan rumah tangga dan komunitas, teknik pengolahan serta penyimpanan pangan yang higienis, hingga kemampuan mengidentifikasi potensi bahaya pangan di lingkungan sekitar.

Selain itu, kader juga dilatih strategi komunikasi efektif agar mampu menyampaikan edukasi kepada masyarakat secara berkelanjutan, sehingga kesadaran akan pentingnya konsumsi pangan aman terus meningkat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sistem keamanan pangan yang kuat dari tingkat desa, guna mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat dan berkualitas.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini