ACEH BESAR – Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Aceh, H. Ruslan M. Daud, SE., MAP (HRD), mengajak para tokoh agama dan ulama dayah untuk ikut mengawasi kinerja kader PKB agar kehadiran partai benar-benar memberi manfaat bagi kemajuan dayah, agama, negara, dan bangsa.
Hal tersebut disampaikan HRD saat membuka Musyawarah Cabang (Muscab) PKB Aceh Besar yang digelar di Hotel The Pade, Kecamatan Darul Imarah, Aceh Besar, Selasa (14/4/2026).
“PKB tetap mendukung kemajuan dayah, dan kader partai ini jangan sampai melupakan dayah,” ujar HRD yang juga anggota DPR RI.
Ia berharap para ulama dan masyarakat dapat terus menyampaikan aspirasi kepada kader PKB agar dapat melahirkan program-program produktif, khususnya untuk pengembangan dayah serta kemajuan Kabupaten Aceh Besar.
“Mari para kader PKB sama-sama membangun Aceh Besar,” ajaknya.
Mantan Bupati Bireuen tersebut juga mengapresiasi pelaksanaan Muscab PKB Aceh Besar yang dinilainya berlangsung penuh kebersamaan dengan kehadiran berbagai tokoh dari partai politik nasional maupun lokal. Menurutnya, hal ini menjadi bukti kuatnya semangat kolaborasi untuk kemajuan daerah.
“Semoga Allah memberikan kelancaran acara ini, sehingga siapa pun yang terpilih nantinya dapat menjadi pemimpin yang diidamkan PKB Aceh Besar,” harapnya.
HRD menjelaskan bahwa mekanisme pemilihan ketua dalam tubuh PKB memiliki sistem tersendiri.
Muscab, kata dia, merupakan bagian dari proses penjaringan dan penguatan usulan berdasarkan hasil survei tim lima, sebelum akhirnya diputuskan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB.
“Semua keputusan ada di pusat. Tugas kami menjalankan keputusan tersebut. Nanti akan dikukuhkan serentak oleh DPP PKB di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Lebih lanjut, HRD menegaskan komitmen PKB untuk mendukung visi dan misi Bupati Aceh Besar. Ia mengingatkan bahwa kontestasi politik telah usai, sehingga saatnya seluruh elemen bersatu untuk membangun daerah.
“Saya mengajak seluruh kader dan anggota DPR dari Fraksi PKB untuk wajib mendukung program bupati terpilih. Kami siap mengakomodir aspirasi masyarakat Aceh Besar,” tegasnya.[]
