Kader NasDem Banda Aceh Kritik Pemberitaan Tempo, Soroti Etika Jurnalistik

Editor: Syarkawi author photo

 

Sekretaris Partai Nasdem Kota Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab. Foto: Dok. DAW

BANDA ACEH – Gelombang kritik terhadap Majalah Tempo muncul dari kader Partai NasDem di Aceh yang menilai salah satu pemberitaan media tersebut menyudutkan partai dan Ketua Umum Surya Paloh.

Pernyataan tersebut disampaikan Sekretaris Partai NasDem Kota Banda Aceh yang juga Wakil Ketua DPRK Banda Aceh, Daniel Abdul Wahab, Selasa (15/4/2026). Ia menilai pemberitaan dan ilustrasi yang dimuat Tempo telah menimbulkan keberatan di kalangan kader partai.

“Kami selaku kader Partai NasDem di Aceh mengecam keras pihak redaksi Majalah Tempo dan Bocor Alus. Ilustrasi pada sampul dinilai tidak etis dan dianggap melecehkan Ketua Umum kami, Bapak Surya Paloh,” ujarnya.

Menurut Daniel, penggunaan karikatur dalam media memang dikenal sebagai bagian dari kebebasan berekspresi dan kritik sosial. 

Namun, ia menilai dalam konteks tertentu, visual tersebut dapat menimbulkan persepsi berbeda di masyarakat.

Ia menyebut, bagi kader NasDem di Aceh, ilustrasi tersebut telah melampaui batas kewajaran dan dianggap tidak proporsional dalam menggambarkan figur publik.

Selain itu, Daniel juga menyoroti substansi pemberitaan yang menurutnya tidak sepenuhnya berbasis fakta yang kuat.

“Sejumlah isi pemberitaan kami nilai tidak didukung data yang kuat dan cenderung membangun persepsi yang tidak berimbang,” ujarnya.

Polemik ini menambah daftar dinamika hubungan antara partai politik dan media, khususnya terkait batas antara kritik, kebebasan pers, dan etika jurnalistik dalam pemberitaan politik.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini