Kadisdik Aceh Buka Pascal XIV di SMAN 10 Fajar Harapan, Dorong Penguatan Budaya dan Kreativitas Pelajar

Editor: Syarkawi author photo

 

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd, MSP,  secara resmi membuka kegiatan Pascal XIV di SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh, Kamis (2/4/2026), yang menjadi ajang kreativitas, prestasi, dan pelestarian budaya bagi generasi muda Aceh.

BANDA ACEH — Mewakili Wakil Gubernur Aceh, Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, S.Pd., MSP, secara resmi membuka kegiatan Pascal ke-XIV yang digelar di SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh, Kamis (2/4/2026). 

Kegiatan tahunan ini akan berlangsung hingga 6 April 2026 dan menjadi ajang bagi pelajar untuk menyalurkan bakat, kreativitas, serta memperkuat nilai-nilai budaya daerah.

Mengusung tema “Syair Cinta Ateuh Peudeng, Kuasa Te-ukeu Haba Nibak Nanggroe Pahang ngon Aceh Mulia”, Pascal XIV tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang ekspresi budaya sekaligus penguatan identitas generasi muda Aceh. 

Tema tersebut mencerminkan semangat cinta tanah air, kebanggaan terhadap warisan budaya, serta pentingnya menjalin hubungan harmonis lintas daerah, termasuk dengan Nanggroe Pahang.

Dalam sambutannya, Murthalamuddin menegaskan bahwa kegiatan seperti Pascal memiliki peran strategis dalam membentuk karakter pelajar yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga kaya nilai budaya dan sosial. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia, guru, dan siswa yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

“Pascal menjadi wadah yang sangat positif bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ini bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga membangun karakter, mempererat persaudaraan, dan menjaga budaya Aceh agar tetap hidup di tengah arus globalisasi,” ujarnya.

Selama lima hari pelaksanaan, Pascal XIV menghadirkan berbagai perlombaan dan pertunjukan seni yang melibatkan pelajar dari berbagai sekolah. 

Kegiatan tersebut meliputi seni tari, musik tradisional, lomba sastra, hingga kompetisi modern yang mengasah kreativitas dan inovasi generasi muda.

Antusiasme peserta terlihat sejak hari pertama pembukaan, dengan semangat kompetitif yang tetap menjunjung tinggi sportivitas. 

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antar pelajar, guru, dan masyarakat, serta membangun kolaborasi positif di dunia pendidikan.

Kepala SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh, Dr. Anwar, S.Pd., M.Ed., menyampaikan harapannya agar Pascal terus berkembang menjadi kegiatan yang lebih besar dan memberikan dampak luas bagi pendidikan.

“Melalui Pascal, kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter, berbudaya, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Dengan semangat kolaborasi, kecintaan terhadap budaya, dan jiwa kompetitif, Pascal XIV menjadi simbol kekuatan generasi muda Aceh dalam menjaga identitas sekaligus menatap masa depan yang lebih gemilang. (**)

Share:
Komentar

Berita Terkini