Bandung – Kepolisian Daerah Jawa Barat mencatat penurunan signifikan angka kejahatan C3 (pencurian dengan pemberatan/curat, pencurian dengan kekerasan/curas, dan pencurian kendaraan bermotor/curanmor) selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.
Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, menyampaikan bahwa operasi yang digelar untuk pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tersebut tidak hanya fokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga keamanan masyarakat dari tindak kriminalitas.
“Operasi Ketupat Lodaya bukan hanya tentang pengamanan arus mudik dan arus balik, tetapi juga upaya menekan kejahatan yang meresahkan masyarakat, khususnya C3,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).
Berdasarkan data Biro Operasi Polda Jabar, jumlah kasus kejahatan C3 selama Operasi Ketupat Lodaya 2026 tercatat sebanyak 110 kasus. Angka ini menurun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 240 kasus, serta tahun 2024 sebanyak 189 kasus.
Secara rinci, pada tahun 2026 tercatat curas sebanyak 7 kasus, curat 81 kasus, dan curanmor 22 kasus. Selain itu, tingkat pengungkapan kasus juga mengalami peningkatan signifikan.
Sementara pada 2025, tercatat curas 22 kasus, curat 169 kasus, dan curanmor 49 kasus. Adapun pada 2024, curas 18 kasus, curat 138 kasus, dan curanmor 33 kasus.
“Penurunan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran kepolisian di wilayah Jawa Barat, didukung strategi penguatan patroli serta koordinasi intensif antar satuan reserse kriminal,” jelas Kapolda.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan pengungkapan kasus menunjukkan respons cepat aparat terhadap setiap laporan masyarakat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan menambahkan, selain penegakan hukum, pihaknya juga menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung masyarakat.
Salah satunya adalah program “Hilang–Temu” kendaraan, yang membantu korban pencurian kendaraan bermotor untuk mendapatkan kembali kendaraannya setelah ditemukan oleh polisi.
“Program ini mendapat respons positif dari masyarakat karena memberikan manfaat nyata bagi korban kejahatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, program tersebut akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari peningkatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
Dengan capaian tersebut, Polda Jabar berharap situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, khususnya pada momen-momen penting seperti arus mudik dan balik Lebaran.[]
