![]() |
| Material longsor menutup badan jalan nasional Blangkejeren–Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues, Jumat (10/4/2026), menyebabkan arus transportasi menuju Takengon lumpuh total. |
Blangkejeren — Material longsor menutup jalan nasional yang menghubungkan Blangkejeren–Rikit Gaib, Kabupaten Gayo Lues, dengan Takengon, Aceh Tengah, Jumat, 10 April 2026. Akibatnya, arus transportasi di jalur tersebut lumpuh total.
Longsor dipicu hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah pegunungan Gayo Lues dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi tanah yang labil menyebabkan material berupa tanah, batu, dan pepohonan runtuh hingga menutup seluruh badan jalan.
Sejumlah pengendara terpaksa menghentikan perjalanan. Antrean kendaraan sempat mengular dari kedua arah sambil menunggu proses pembersihan material yang dilakukan warga secara manual sebelum alat berat tiba.
Jalur Blangkejeren–Rikit Gaib dikenal rawan longsor, terutama saat musim hujan. Selain berada di lereng perbukitan, minimnya penahan tanah di sejumlah titik memperbesar risiko longsor.
Warga menyebut kejadian serupa telah berulang dalam beberapa pekan terakhir. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran, terutama bagi pengguna jalan yang bergantung pada jalur tersebut untuk aktivitas ekonomi dan distribusi logistik.
Tertutupnya akses jalan berdampak pada terganggunya mobilitas masyarakat antara Gayo Lues dan Aceh Tengah.
Sejumlah sopir angkutan barang menunda perjalanan, sementara penumpang angkutan umum harus mencari jalur alternatif dengan waktu tempuh lebih lama.
Pemerintah diharapkan segera mempercepat penanganan dengan mengerahkan alat berat untuk membuka akses.
Upaya jangka panjang seperti pembangunan dinding penahan tanah dan perbaikan drainase juga dinilai perlu dilakukan untuk mencegah kejadian serupa.
Masyarakat diimbau tetap waspada saat melintasi jalur rawan longsor, terutama di tengah cuaca ekstrem. Pengendara disarankan menunda perjalanan jika kondisi tidak memungkinkan.[]
