PCNU Aceh Barat Gelar Silaturahmi Bersama Anggota DPR RI dan DPD RI, Bahas Penguatan Sinergi Ulama–Umara

Editor: Syarkawi author photo

 

Pengurus Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama berfoto bersama anggota DPR RI H. Ruslan M. Daud dan anggota DPD RI Tgk. Ahmada MZ usai kegiatan silaturahmi di Meulaboh, Aceh Barat, Rabu (15/4/2026).

MEULABOH – Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai kegiatan silaturahmi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Aceh Barat bersama anggota legislatif pusat yang berlangsung di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (15/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Anggota DPR RI Fraksi PKB H. Ruslan M. Daud serta Anggota DPD RI asal Aceh Tgk. Ahmada MZ. 

Keduanya disambut langsung oleh jajaran pengurus PCNU Aceh Barat beserta para tokoh Nahdlatul Ulama setempat dalam suasana kekeluargaan.

Silaturahmi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara ulama dan umara, khususnya dalam mendorong sinergi pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh Barat. 

Dalam forum tersebut, turut dibahas berbagai isu strategis, mulai dari penguatan nilai keagamaan, pengembangan sumber daya manusia, hingga aspirasi masyarakat yang diharapkan dapat diperjuangkan di tingkat pusat.

Perwakilan PCNU Aceh Barat menyampaikan harapan agar para wakil rakyat dapat menjadi jembatan aspirasi masyarakat, terutama dalam memperjuangkan program pembangunan yang berpihak kepada umat. 

Selain itu, PCNU juga menekankan pentingnya pelibatan organisasi keagamaan dalam perumusan kebijakan, khususnya di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.

Sementara itu, H. Ruslan M. Daud menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Aceh, termasuk Aceh Barat. Ia menyebutkan bahwa sinergi antara pemerintah, legislatif, dan ulama merupakan kunci dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

Senada dengan itu, Tgk. Ahmada MZ menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan kebersamaan antar seluruh elemen masyarakat. 

Menurutnya, silaturahmi seperti ini tidak hanya mempererat hubungan, tetapi juga menjadi ruang dialog konstruktif dalam merumuskan solusi atas berbagai persoalan di daerah.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan doa bersama sebagai simbol kebersamaan serta komitmen untuk terus memperkuat ukhuwah Islamiyah dan peran ulama–umara dalam membangun daerah yang lebih maju dan bermartabat.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini