Jambi — Polda Jambi menggelar kegiatan Pembukaan Taklimat Awal Audit Kinerja Itwasda Polda Jambi Tahap I Tahun Anggaran 2026 yang berfokus pada aspek perencanaan dan pengorganisasian. Kegiatan ini berlangsung pada Jumat (17/4/2026).
Acara yang digelar di Aula Lantai III Gedung Siginjai Mapolda Jambi tersebut dipimpin Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, serta dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B. Ali, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar, para pejabat utama, Kapolres jajaran, serta personel Polda Jambi dan jajaran, baik secara langsung maupun daring.
Dalam pengantarnya, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus Parlindungan Siregar menegaskan bahwa audit kinerja merupakan bagian dari Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) yang bertujuan memastikan tata kelola organisasi berjalan sesuai ketentuan.
“Audit kinerja ini bukan semata-mata untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai langkah evaluatif dalam meningkatkan kualitas kinerja, tata kelola keuangan, serta upaya strategis meminimalisir potensi penyimpangan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hasil audit tahun 2025 secara umum menunjukkan kinerja Polda Jambi sudah cukup baik, meski masih terdapat beberapa temuan yang perlu menjadi perhatian, terutama pada aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian.
Audit tahap I tahun 2026 ini juga akan memeriksa penggunaan anggaran periode Januari hingga April 2026 untuk memastikan pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel.
Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar dalam arahannya menekankan pentingnya penerapan prinsip good governance dan clean government di lingkungan Polri.
“Pelaksanaan audit kinerja ini harus menjadi early warning sekaligus nilai tambah bagi organisasi dalam meningkatkan kualitas tata kelola serta penyelenggaraan tugas kepolisian,” tegas Kapolda.
Ia juga menyoroti dinamika global yang dapat berdampak pada kondisi ekonomi nasional dan berpotensi memicu gangguan kamtibmas, seperti peningkatan kriminalitas maupun konflik sosial.
Kapolda menekankan pentingnya optimalisasi pelayanan publik yang humanis dan responsif sejalan dengan tagline “Power is for Service”.
“Seluruh jajaran harus mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, merespons pengaduan secara cepat dan profesional, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana komunikasi dua arah yang transparan,” ujarnya.
Audit kinerja Itwasda ini akan berlangsung selama 17 hari kerja dengan sasaran 28 satuan kerja (satker) dan 10 Polres jajaran Polda Jambi, yang dilaksanakan oleh dua tim audit.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menambahkan bahwa Kapolda Jambi mendukung penuh pelaksanaan audit sebagai upaya meningkatkan profesionalisme dan akuntabilitas institusi.
“Bapak Kapolda Jambi menegaskan bahwa audit kinerja Itwasda merupakan momentum strategis untuk memperkuat tata kelola organisasi yang bersih, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.
Ia menambahkan, Kapolda juga menekankan agar seluruh jajaran bersikap kooperatif dan menjadikan hasil audit sebagai bahan evaluasi berkelanjutan.
“Melalui audit ini diharapkan seluruh satuan kerja dapat meningkatkan kinerja, mencegah potensi pelanggaran, serta memastikan setiap program dan penggunaan anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.[]
