![]() |
| Kepala Puskesmas Darul Kamal, Maya Sopa, menunjukkan dokumen kerja sama publikasi internasional bersama UNICEF di Darul Kamal |
KOTA JANTHO – Puskesmas Darul Kamal, Kabupaten Aceh Besar, kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan menembus publikasi internasional sebagai mitra UNICEF dalam pengembangan program Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR).
Capaian tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian publikasi internasional bersama UNICEF, sebagai bentuk pengakuan atas keberhasilan kolaborasi di bidang kesehatan, khususnya dalam penguatan layanan kesehatan remaja, ibu, dan anak di Aceh Besar.
Kepala Puskesmas Darul Kamal, Maya Sopa, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil dari komitmen kuat dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inovatif dan inklusif.
“Selama menjalin kerja sama bersama UNICEF, kami terus menghadirkan inovasi layanan kesehatan yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Fokus pada pelayanan kesehatan ramah remaja melalui PKPR serta penguatan layanan ibu dan anak telah menunjukkan hasil yang signifikan,” ujarnya di Darul Kamal, Rabu (15/4/2026).
Ia menjelaskan, inovasi yang dikembangkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat, khususnya kalangan remaja, dalam mengakses fasilitas kesehatan.
“Remaja kini semakin terbuka memanfaatkan layanan kesehatan karena pendekatan yang kami lakukan lebih ramah, edukatif, dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini menjadi indikator penting keberhasilan program kolaborasi kami,” tambahnya.
Selama masa kolaborasi, Puskesmas Darul Kamal dinilai sebagai salah satu puskesmas paling aktif di Provinsi Aceh dalam merespons berbagai program yang diinisiasi UNICEF. Konsistensi tersebut melahirkan sejumlah inovasi layanan yang mendapat pengakuan di tingkat daerah hingga nasional.
Pada 2025, Puskesmas Darul Kamal juga mencatat capaian nasional melalui partisipasi dalam ajang Indonesian Health Innovation Award (IHIA) pada kategori mutu layanan kesehatan, dengan fokus pada inovasi layanan kesehatan ramah remaja.
Maya Sopa menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang diberikan UNICEF selama ini.
“Kami berterima kasih atas kolaborasi yang telah terjalin dengan sangat baik. Banyak pembelajaran dan praktik terbaik yang kami peroleh selama kerja sama ini berlangsung,” ungkapnya.
Meski masa kerja UNICEF di Aceh akan berakhir, pihaknya tetap berkomitmen melanjutkan inovasi yang telah dibangun.
“Kami akan terus mengembangkan program ini sebagai bentuk tanggung jawab untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas dan berkelanjutan,” tegasnya.
UNICEF sendiri menyatakan kepuasan atas capaian kolaborasi tersebut. Berbagai inovasi yang dihasilkan dinilai layak menjadi praktik baik yang dapat direplikasi di berbagai daerah, bahkan di tingkat global.
“Atas dasar itu, Puskesmas Darul Kamal akan dipublikasikan di tingkat internasional sebagai salah satu model keberhasilan implementasi program PKPR dan penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat,” pungkasnya.[]
