ACEH TAMIANG – Wakil Bupati Aceh Tamiang, Ismail, SE.I., resmi meluncurkan Program Mobile Health Clinic yang diinisiasi Yayasan Geutanyoe di Masjid Baiturrahim, Kampung Bandar Mahligai, Kecamatan Sekerak, Selasa (14/04/2026).
Dalam sambutannya, Wabup menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Yayasan Geutanyoe atas inisiatif dan kepeduliannya dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang, kami mengapresiasi setinggi-tingginya peluncuran Mobile Health Clinic ini. Ini merupakan solusi cerdas dan konkret dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar Ismail.
Ia menegaskan, kehadiran klinik kesehatan keliling tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses layanan kesehatan, terutama bagi masyarakat di daerah terpencil seperti Kecamatan Sekerak.
Dengan program ini, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih cepat, mudah, dan terjangkau.
Selain itu, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui deteksi dini, pengobatan dasar, serta edukasi kesehatan langsung kepada keluarga.
Mobile Health Clinic juga diharapkan menjadi mitra strategis Puskesmas dalam memperkuat layanan kesehatan di tingkat desa.
Wabup turut mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan tersebut secara optimal, serta menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan hingga ke pelosok desa. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam mewujudkan masyarakat yang sehat.
Sementara itu, Ketua Panitia, Muhammad Jailani, melaporkan bahwa program rehabilitasi minor telah dilaksanakan di 20 titik yang tersebar di tiga kecamatan dan enam kampung, di antaranya Kampung Bandar Mahligai dan Pantai Tinjau (Kecamatan Sekerak), Desa Sidodadi dan Desa Jawa (Kecamatan Kejuruan Muda), serta Desa Bundar dan Medan Ara (Kecamatan Karang Baru).
Selain itu, juga dilakukan rehabilitasi fasilitas kesehatan di empat lokasi, yakni Kampung Bandar Mahligai, Pantai Tinjau, Medan Ara, dan Desa Jawa, serta dukungan hibah untuk PDAM Aceh Tamiang sebesar Rp124.500.000 untuk penyediaan air bersih.
Untuk program Mobile Health Clinic, layanan yang diberikan mencakup kesehatan umum dan psikososial dengan menghadirkan tenaga medis, termasuk dokter dan psikolog. Program ini akan dilaksanakan dalam 35 sesi kunjungan di enam kampung.
“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini untuk memeriksakan kesehatan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Yayasan Geutanyoe beserta jajaran, unsur Forkopimda, perwakilan Dinas Kesehatan, Forkopimcam, serta masyarakat dan undangan lainnya.[]
