Babinsa dan Warga Rakit Pondasi Jembatan Gantung Perintis di Desa Kuning Abadi

Editor: Syarkawi author photo

 


Aceh Tenggara – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan infrastruktur pedesaan. Babinsa Posramil Ketambe jajaran Kodim 0108/Aceh Tenggara bersama warga melaksanakan perakitan besi pondasi pembangunan jembatan gantung perintis di Desa Kuning Abadi, Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara, Jumat (29/5/2026).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan gantung yang akan menjadi akses penghubung antarwilayah desa. 

Keberadaan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas ekonomi warga yang selama ini masih terkendala kondisi medan dan keterbatasan sarana penyeberangan.

Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersama warga bergotong royong merakit besi pondasi dengan penuh ketelitian untuk memastikan konstruksi memiliki kekuatan dan ketahanan yang optimal sebelum memasuki tahap pengecoran.

Selain perakitan besi pondasi, pekerjaan juga mencakup pemasangan batu pondasi di sisi timur jembatan serta pembuatan bekisting sebagai cetakan untuk proses pengecoran. 

Seluruh tahapan dilakukan secara bertahap sesuai rencana pembangunan agar menghasilkan konstruksi yang kokoh, aman, dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Suasana kebersamaan tampak mewarnai kegiatan tersebut. Personel TNI dan warga saling bahu-membahu mengangkat material, menyusun batu pondasi, hingga menyelesaikan berbagai pekerjaan konstruksi lainnya. 

Kekompakan ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan desa.

Danposramil Ketambe, Peltu Jumadin Selian, mengatakan keterlibatan Babinsa dalam pembangunan jembatan gantung tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.

"Babinsa hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan wilayah, tetapi juga membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan motivasi serta menumbuhkan semangat gotong royong agar setiap pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik," ujarnya.

Menurutnya, keberadaan jembatan gantung nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses transportasi, memudahkan pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan, serta mendukung aktivitas pendidikan dan sosial warga.

Peltu Jumadin juga menegaskan bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam pembangunan desa merupakan cerminan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Semangat saling membantu dan bekerja bersama menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

Kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari warga Desa Kuning Abadi. Masyarakat mengaku terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendampingi dan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pembangunan desa.

Bagi warga setempat, pembangunan jembatan gantung perintis ini memiliki arti penting karena akan menjadi akses vital yang menghubungkan antarwilayah desa. 

Selama ini, keterbatasan akses dan kondisi medan sering menjadi hambatan dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama saat mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.

Dengan terbangunnya jembatan gantung tersebut, masyarakat berharap akses transportasi menjadi lebih mudah, aman, dan efisien sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Melalui kegiatan gotong royong ini, Kodim 0108/Aceh Tenggara kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan. 

Kebersamaan yang terjalin antara TNI dan warga menjadi bukti nyata bahwa semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap terjaga demi terwujudnya pembangunan yang merata dan berkelanjutan.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini