Pidie — Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional serta upaya memperkuat sektor pertanian masyarakat di wilayah binaan, Babinsa Koramil 06/Peukan Baro Kodim 0102/Pidie, Koptu Adli, melaksanakan kegiatan pendampingan masyarakat pada tanaman cabai seluas kurang lebih 0,4 hektare di Desa Ulee Tutue, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan pendampingan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa di bidang ketahanan pangan.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada aspek keamanan wilayah, tetapi juga menjadi wujud nyata dukungan TNI AD dalam mendorong peningkatan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.
Dalam pelaksanaannya, Koptu Adli turun langsung ke lahan pertanian bersama warga untuk melihat perkembangan tanaman cabai yang sedang dibudidayakan.
Selain memantau kondisi pertumbuhan tanaman, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan untuk berdiskusi dengan para petani mengenai perawatan tanaman, kondisi lahan, ketersediaan air, serta berbagai kendala yang dihadapi selama proses budidaya.
Menurut Koptu Adli, pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa bertujuan untuk memberikan motivasi kepada masyarakat agar terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan produktif.
Tanaman cabai dinilai memiliki nilai ekonomi yang cukup baik dan berpotensi memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat apabila dikelola secara optimal.
“Melalui kegiatan pendampingan ini, kami ingin memberikan semangat kepada para petani agar terus aktif mengelola lahan pertanian yang ada. Dengan perawatan yang baik dan pemanfaatan lahan secara maksimal, diharapkan hasil panen dapat meningkat dan memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menopang ketahanan pangan di tingkat desa.
Oleh karena itu, sinergi antara petani, pemerintah desa, dan aparat kewilayahan perlu terus diperkuat agar setiap potensi pertanian yang ada dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
Selain sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana komunikasi sosial antara Babinsa dengan masyarakat.
Melalui interaksi langsung di lapangan, Babinsa dapat mengetahui perkembangan kondisi sosial masyarakat sekaligus menyerap aspirasi warga, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan pertanian.
Masyarakat Desa Ulee Tutue menyambut positif pendampingan yang dilakukan Babinsa. Kehadiran aparat teritorial di tengah aktivitas pertanian dinilai memberikan motivasi tersendiri bagi petani, sekaligus menunjukkan perhatian dan kepedulian TNI terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Danramil 06/Peukan Baro menyampaikan bahwa kegiatan pendampingan ketahanan pangan akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan di wilayah binaan.
Melalui pendampingan tersebut, diharapkan produktivitas pertanian masyarakat dapat terus meningkat sehingga mampu mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat desa.
Dengan kegiatan pendampingan tanaman cabai ini, Koramil 06/Peukan Baro Kodim 0102/Pidie menegaskan komitmennya untuk terus hadir bersama masyarakat, mendukung pengembangan sektor pertanian, serta mewujudkan ketahanan pangan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan di Kabupaten Pidie.[]
