BANDA ACEH — Suasana meriah dan penuh keceriaan mewarnai pembukaan Pagelaran Seni Tari Taman Kanak-kanak (TK) IGTKI–PGRI Kabupaten Aceh Besar Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Mari Kita Melestarikan Warisan Budaya Sejak Dini, Demi Mewujudkan Generasi Emas Aceh Besar yang Berkarakter” ini secara resmi dibuka oleh Bunda PAUD Aceh Besar, Hj. Rita Mayasari, yang ditandai dengan penampilan Peh Rapai dan disambut antusias oleh peserta serta orang tua.
Dalam sambutannya, Rita Mayasari menekankan pentingnya memberikan ruang berekspresi bagi anak usia dini. Ia menilai panggung seni menjadi media efektif untuk menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus menggali potensi anak.
“Biarkan anak-anak tampil dengan riang dan mengekspresikan kemampuan mereka. Yang terpenting mereka bahagia. Tugas kita adalah membimbing dan mengarahkan minat serta bakat mereka,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang unjuk bakat, tetapi juga mempererat silaturahmi antara guru, orang tua, dan anak-anak.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Rahmawati, S.Pd., M.Si., mengapresiasi inisiatif Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) dan PGRI Aceh Besar dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, guru, dan orang tua sangat penting dalam mendukung pendidikan anak usia dini.
“Kegiatan seperti ini membutuhkan dukungan semua pihak agar anak-anak mendapatkan pengalaman belajar yang menyenangkan dan bermakna,” katanya.
Rahmawati juga menyampaikan rencana Disdikbud Aceh Besar untuk menggelar pagelaran seni tingkat kabupaten pada tahun 2026 yang akan melibatkan seluruh TK di Aceh Besar.
Ia turut mengingatkan pentingnya masa emas anak, khususnya 1.000 hari pertama kehidupan, sebagai fondasi pembentukan karakter.
Selain itu, ia menekankan pentingnya pendidikan berbasis nilai-nilai Islami dan keteladanan.
“Jika kita ingin anak-anak menjadi baik, maka kita harus menjadi teladan bagi mereka,” tegasnya.
Ketua panitia, Eldarawita, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan agenda tahunan IGTKI-PGRI Aceh Besar yang bertujuan mengembangkan kreativitas, kepercayaan diri, serta kecintaan anak terhadap budaya sejak dini.
“Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 5 hingga 7 Mei 2026, dan diikuti seluruh murid TK yang tergabung dalam IGTKI Aceh Besar,” ujarnya.
Pagelaran ini diharapkan menjadi wadah positif dalam membentuk generasi Aceh Besar yang kreatif, percaya diri, dan berkarakter sejak usia dini.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Pokja Bunda PAUD Aceh Besar Hj. Nurul Fazli, S.Ag., Ketua DWP Aceh Besar Nurbaiti, Kabid PAUD dan PNF Disdikbud Aceh Besar Abdul Rahman, Ketua PGRI Aceh Besar Munadi, S.Pd., M.Pd., Ketua PD HIMPAUDI Aceh Besar Dela Tiarta Sari, para Bunda PAUD kecamatan, guru, pengawas, serta ratusan anak dan orang tua murid.[]
