Banda Aceh — Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., bersama jajaran serta Bhayangkari Daerah Aceh menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat Aceh.
Ucapan tersebut disampaikan melalui media publikasi resmi bertajuk “Selamat Hari Raya Idul Adha 1447 H” yang mengandung pesan kebersamaan, ketulusan, dan semangat pengabdian.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Aceh didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Ny. Ira Marzuki, turut menyampaikan doa dan harapan agar momentum Iduladha menjadi pengingat penting bagi umat Islam untuk memperkuat nilai keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, Iduladha bukan hanya sekadar perayaan keagamaan, tetapi juga momentum refleksi spiritual yang mengajarkan arti pengabdian dan ketaatan kepada Allah SWT, sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Nilai-nilai tersebut diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat Aceh, terutama dalam memperkuat persatuan dan solidaritas sosial.
Kapolda Aceh juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) agar tetap kondusif selama rangkaian ibadah dan perayaan Iduladha berlangsung.
Kerukunan, toleransi, dan kebersamaan dinilai menjadi kunci penting dalam menciptakan suasana yang aman, damai, dan harmonis.
Selain itu, jajaran Polda Aceh menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Nilai pengorbanan dalam Iduladha diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh personel kepolisian agar senantiasa menjalankan tugas dengan ketulusan, tanggung jawab, dan dedikasi.
Dalam ucapan tersebut juga disampaikan pesan “Minal Aidzin Wal Faizin, Mohon Maaf Lahir dan Batin” sebagai bentuk penghormatan sekaligus ajakan untuk mempererat silaturahmi pada momen hari besar keagamaan ini.
Hari Raya Iduladha di Aceh sendiri selalu menjadi momentum penting yang tidak hanya ditandai dengan pelaksanaan salat Id, tetapi juga penyembelihan hewan kurban dan pembagian kepada masyarakat yang membutuhkan.
Semangat berbagi dan kepedulian sosial diharapkan terus terjaga sebagai bagian dari nilai luhur masyarakat Aceh.[]
