BENER MERIAH – Kodim 0119/Bener Meriah melaksanakan ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Aramco Alur Pungkeh di Desa Blang Rongka, Kecamatan Timang Gajah, Kabupaten Bener Meriah, Rabu (6/5/2026).
Kegiatan tersebut diwakili Komandan Koramil 03/Timang Gajah, Takdir Anur, mewakili Dandim 0119/Bener Meriah, Ahmad Fauzi.
Prosesi peletakan batu pertama berlangsung khidmat dan penuh nuansa kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat.
Acara diawali dengan doa bersama yang dipimpin tokoh agama sebagai bentuk harapan agar pembangunan jembatan berjalan aman, lancar, dan membawa manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan prosesi peusijuek atau tepung tawar, tradisi adat Aceh yang melambangkan doa keselamatan, keberkahan, dan rasa syukur atas dimulainya pembangunan infrastruktur tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan itu unsur Muspika Kecamatan Timang Gajah, di antaranya Camat Timang Gajah, personel Polsek, aparatur kampung, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga Desa Blang Rongka.
Dalam sambutannya, Kapten Inf Takdir Anur menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Aramco Alur Pungkeh merupakan bagian dari program pembangunan infrastruktur yang dilaksanakan di berbagai daerah untuk membantu meningkatkan aksesibilitas masyarakat.
Menurutnya, di wilayah Kodim 0119/Bener Meriah terdapat sejumlah titik pembangunan jembatan yang menjadi prioritas, khususnya di daerah yang membutuhkan akses transportasi memadai guna menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.
Ia menjelaskan, keberadaan Jembatan Aramco Alur Pungkeh nantinya memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat setelah akses jalan sebelumnya terganggu akibat bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Dengan dibangunnya jembatan ini, kami berharap akses masyarakat Desa Blang Rongka dapat kembali normal. Selain itu, masyarakat juga akan lebih mudah mengangkut hasil perkebunan dan memenuhi kebutuhan lainnya,” ujar Takdir Anur.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD melalui program Karya Bakti dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di wilayah binaan.
Menurutnya, TNI tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan pertahanan negara, tetapi juga memiliki tanggung jawab membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan melalui pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi rakyat.
Takdir Anur juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyukseskan pembangunan tersebut.
“Pembangunan ini tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan semua pihak. Kami berharap masyarakat ikut menjaga dan merawat jembatan ini nantinya karena fasilitas ini merupakan milik bersama,” tambahnya.
Pembangunan Jembatan Aramco Alur Pungkeh mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.
Warga mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah dan TNI AD yang telah membantu menghadirkan solusi terhadap kesulitan akses transportasi yang selama ini mereka alami.
Salah seorang tokoh masyarakat Desa Blang Rongka menyampaikan apresiasi kepada Presiden RI, Prabowo Subianto, serta TNI AD atas perhatian terhadap pembangunan di desa mereka.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan TNI AD yang telah membantu membangun jembatan di desa kami. Ini sangat berarti bagi kehidupan masyarakat di sini,” ungkapnya.
Dengan dimulainya pembangunan Jembatan Aramco Alur Pungkeh, masyarakat Desa Blang Rongka berharap akses transportasi dapat segera pulih dan aktivitas perekonomian warga semakin meningkat.
Jembatan tersebut diharapkan menjadi sarana vital yang mendukung distribusi hasil pertanian dan perkebunan, akses pendidikan, layanan kesehatan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.[]
