BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menerima amanah hewan kurban dari masyarakat Turki melalui lembaga sosial Somuncu Baba Derneği.
Sebanyak 40 ekor sapi kurban dipercayakan untuk disalurkan kepada masyarakat di 14 gampong di Kota Banda Aceh dalam momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Bantuan kurban tersebut menjadi wujud kepedulian dan persaudaraan lintas negara yang terus terjalin antara masyarakat Turki dan Banda Aceh.
Amanah ini juga menunjukkan kepercayaan terhadap Kota Banda Aceh dalam pengelolaan serta pendistribusian hewan kurban agar tepat sasaran dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan masyarakat Turki melalui Somuncu Baba Derneği.
Menurutnya, kurban tidak hanya bermakna sebagai ibadah dan bentuk penghambaan kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi jembatan solidaritas sosial yang memperkuat nilai kemanusiaan dan kepedulian antarsesama.
Sebanyak 40 ekor sapi tersebut akan disalurkan ke 14 gampong di Kota Banda Aceh, dengan harapan dapat membantu masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan, agar turut merasakan kebahagiaan pada momen Idul Adha.
Bantuan ini diharapkan memberi manfaat besar, terutama bagi wilayah yang jumlah hewan kurbannya masih terbatas.
Pemerintah Kota Banda Aceh juga mengapresiasi keberadaan Rumah Potong Hewan (RPH) Banda Aceh yang dinilai telah memenuhi standar dalam proses penyembelihan hewan kurban.
Kepercayaan lembaga luar negeri terhadap fasilitas tersebut menjadi bukti bahwa pengelolaan kurban di Banda Aceh semakin baik, higienis, dan profesional.
Pelaksanaan penyembelihan melalui RPH dinilai penting untuk menjaga kualitas, kebersihan, keamanan pangan, serta memastikan distribusi daging kurban dilakukan secara tertib dan merata kepada masyarakat penerima manfaat.
Momentum Idul Adha tahun ini juga mencerminkan semangat kolaborasi antara Pemerintah Kota Banda Aceh dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri.
Di tengah tantangan ekonomi yang masih dirasakan sebagian masyarakat, bantuan kurban menjadi bentuk kepedulian nyata yang menghadirkan kebahagiaan sekaligus mempererat persaudaraan.
Illiza berharap amanah kurban dari masyarakat Turki ini menjadi keberkahan bagi seluruh masyarakat Kota Banda Aceh.
Ia juga mendoakan agar hubungan baik yang telah terjalin selama ini terus terjaga dan semakin kuat, sehingga kerja sama di bidang kemanusiaan dan sosial dapat terus berlanjut di masa mendatang.
“Terima kasih atas kepercayaan dan kepedulian yang diberikan kepada Banda Aceh. Semoga kurban ini membawa manfaat, keberkahan, dan kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima,” ujarnya.
Melalui semangat Idul Adha, Banda Aceh kembali menunjukkan bahwa nilai gotong royong, solidaritas, dan kemanusiaan tetap hidup, tidak hanya di tingkat lokal, tetapi juga dalam jalinan persaudaraan antarbangsa.[]
