Bener Meriah – Semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat kembali terlihat di Desa Karang Rejo, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.
Personel TNI dari Kodim 0119/Bener Meriah bersama Yon Zipur 16/Dhika Anoraga (DA) kompak melaksanakan pengecatan Jembatan Bailey Karang Rejo, Senin (25/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung sejak pagi itu menjadi wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga serta merawat fasilitas umum yang memiliki peranan penting bagi aktivitas warga sehari-hari.
Jembatan Bailey Karang Rejo diketahui merupakan akses utama penghubung antar desa yang digunakan masyarakat untuk berbagai keperluan, seperti transportasi, aktivitas ekonomi, pertanian, hingga akses pendidikan.
Dengan penuh semangat, warga bersama personel TNI bahu-membahu membersihkan bagian jembatan dari debu, karat, dan kotoran sebelum dilakukan pengecatan pada seluruh rangka besi jembatan.
Berbagai perlengkapan kerja seperti kuas, rol cat, amplas, ember, dan alat kebersihan lainnya telah dipersiapkan sejak awal kegiatan.
Proses pengerjaan dilakukan secara bergantian agar hasil pengecatan maksimal dan struktur jembatan tetap terawat dengan baik.
Babinsa Desa Karang Rejo Koramil 06/Bukit Kodim 0119/Bener Meriah, Serka Erwandi, mengatakan kegiatan gotong royong tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap fasilitas umum yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat.
Menurutnya, pengecatan jembatan tidak hanya bertujuan memperindah tampilan, tetapi juga sebagai langkah perawatan untuk menjaga ketahanan struktur besi agar tidak mudah mengalami korosi akibat pengaruh cuaca dan kelembapan.
“Melalui kegiatan gotong royong ini kita ingin menumbuhkan rasa kepedulian bersama terhadap fasilitas umum. Jembatan ini merupakan sarana penting bagi masyarakat, sehingga perlu dijaga dan dirawat bersama-sama,” ujar Serka Erwandi di sela kegiatan.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif masyarakat menunjukkan hubungan harmonis antara TNI dan warga binaan.
Kebersamaan seperti itu dinilai penting untuk terus dipelihara guna memperkuat persatuan dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, suasana keakraban dan kekeluargaan tampak begitu terasa. Para pemuda desa, tokoh masyarakat, hingga warga lainnya saling bekerja sama sesuai tugas masing-masing.
Sebagian warga fokus membersihkan permukaan jembatan, sementara yang lain melakukan pengecatan pada bagian pagar dan rangka besi.
Meski cuaca cukup terik, hal itu tidak mengurangi semangat warga dan personel TNI untuk menyelesaikan pekerjaan demi kepentingan bersama.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara masyarakat dan aparat TNI yang selama ini aktif membantu berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di wilayah binaan.
Warga Desa Karang Rejo mengaku senang dan merasa terbantu dengan keterlibatan anggota TNI dalam setiap kegiatan kemasyarakatan.
Mereka berharap kebersamaan seperti itu terus terjalin demi terciptanya lingkungan desa yang aman, nyaman, dan penuh rasa persaudaraan.
Di akhir kegiatan, Serka Erwandi berharap budaya gotong royong sebagai identitas masyarakat pedesaan dapat terus dipertahankan dan diwariskan kepada generasi muda.
“Semoga budaya gotong royong ini tetap terjaga, tidak hanya dalam merawat fasilitas umum seperti jembatan, tetapi juga dalam menjaga persatuan, keamanan, dan membangun kemajuan desa demi kesejahteraan masyarakat bersama,” pungkasnya.[]
