Pidie – Dalam rangka menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman, Babinsa Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie, Peltu Muslem, bersama masyarakat melaksanakan kegiatan karya bakti berupa pembersihan sisi kanan dan kiri jalan di Desa Beutong Perlak, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Minggu (28/6/2026).
Kegiatan karya bakti difokuskan pada pembersihan semak belukar dan tumbuhan liar yang mulai menutupi bahu jalan desa.
Selain mengganggu keindahan lingkungan, keberadaan semak yang dibiarkan tumbuh lebat juga berpotensi menjadi tempat bersarangnya hewan liar yang dapat membahayakan masyarakat maupun pengguna jalan.
Dengan semangat gotong royong, Babinsa dan masyarakat bekerja sama membersihkan rumput, memangkas semak, serta merapikan sepanjang sisi jalan desa agar kembali bersih, rapi, dan nyaman dilalui.
Suasana penuh kebersamaan dan kekompakan terlihat selama kegiatan berlangsung, mencerminkan eratnya hubungan antara TNI dan masyarakat.
Peltu Muslem mengatakan bahwa karya bakti merupakan salah satu bentuk pembinaan teritorial yang bertujuan menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat budaya gotong royong yang telah menjadi warisan bangsa.
"Kegiatan ini bukan hanya untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan indah, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi serta meningkatkan kekompakan antara Babinsa dengan masyarakat. Dengan kebersamaan, berbagai pekerjaan dapat diselesaikan dengan lebih cepat dan hasilnya pun lebih maksimal," ungkapnya.
Warga Desa Beutong Perlak menyambut antusias kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu aktif mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.
Mereka berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kepedulian bersama terhadap lingkungan sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Melalui kegiatan karya bakti yang dipimpin oleh Danramil 12/Sakti, Kapten Inf Dwi Santosa, Koramil 12/Sakti Kodim 0102/Pidie terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, mendorong semangat gotong royong, serta mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, aman, sehat, dan nyaman demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah binaan.[]
