ACEH BESAR – Babinsa Koramil 26/Kuta Cot Glie Kodim 0101/Kota Banda Aceh, Serda Risman Haerudin, melaksanakan monitoring harga bahan kebutuhan pokok (sembako) di Pasar Keumireu, Kecamatan Kuta Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di pasaran sekaligus sebagai bagian dari upaya TNI AD melalui aparat kewilayahan dalam mendukung ketahanan pangan dan menjaga kondisi ekonomi masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Keumireu secara umum masih relatif stabil dibandingkan hari sebelumnya.
Beras premium misalnya, tetap dijual dengan harga Rp16.500 per kilogram, sedangkan beras medium (MD) bertahan di angka Rp15.000 per kilogram.
Meski demikian, terdapat beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga. Cabai rawit hijau tercatat mengalami penurunan dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.
Harga tomat juga turun dari Rp12.000 menjadi Rp10.000 per kilogram, sementara kacang panjang turun dari Rp25.000 menjadi Rp20.000 per kilogram.
Sebaliknya, harga ikan teri mengalami kenaikan cukup signifikan, dari Rp50.000 menjadi Rp80.000 per kilogram.
Untuk komoditas lainnya seperti gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, daging ayam, telur, serta berbagai jenis sayuran, harga masih terpantau stabil dengan ketersediaan stok yang mencukupi. Sementara itu, daging sapi dilaporkan belum tersedia atau nihil stok di pasar tersebut.
Selain memantau bahan pangan, Babinsa juga melakukan pengecekan terhadap ketersediaan gas elpiji dan pupuk subsidi.
Hasil monitoring menunjukkan harga masih berada dalam kisaran normal dengan distribusi yang relatif lancar dan stok yang mencukupi di tingkat pedagang.
Serda Risman Haerudin mengatakan, kegiatan pemantauan harga akan terus dilakukan secara berkala untuk mengetahui perkembangan kondisi pasar sekaligus memberikan laporan terkini kepada komando atas.
"Melalui kegiatan ini kami dapat mengetahui secara langsung perkembangan harga kebutuhan pokok di lapangan serta berinteraksi dengan pedagang dan masyarakat. Ini penting sebagai langkah deteksi dini apabila terjadi lonjakan harga maupun kelangkaan barang," ujarnya.
Ia berharap melalui pemantauan rutin tersebut, stabilitas harga dan ketersediaan kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Kuta Cot Glie dapat terus terjaga sehingga kebutuhan masyarakat sehari-hari tetap terpenuhi dengan baik.[]
