Hujan Deras Picu Longsor di Kompleks DPRK Sabang, Mushala Terancam Amblas

Editor: Syarkawi author photo

 

Hujan deras yang mengguyur Kota Sabang pada Jumat (26/6/2026) sore mengakibatkan tanah longsor di kawasan Kompleks DPRK Sabang. Foto: Dok RRI Sabang.

Sabang – Hujan deras yang mengguyur Kota Sabang pada Jumat (26/6/2026) sore mengakibatkan tanah longsor di kawasan Kompleks DPRK Sabang. 

Material longsor menggerus tanah penyangga di sekitar bangunan mushala hingga menyebabkan bagian bawah bangunan mengalami amblas dan terancam mengalami kerusakan yang lebih parah.

Sekretaris DPRK Sabang, Lutfi Muhammad Jamil, mengatakan peristiwa tersebut terjadi setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Sabang selama beberapa jam. 

Akibatnya, tanah di sekitar mushala longsor sehingga sebagian konstruksi bangunan tampak menggantung.

"Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kerugian yang ditimbulkan hanya berupa kerusakan material pada bangunan mushala," ujar Lutfi.

Pascakejadian, Sekretariat DPRK Sabang langsung melakukan pemantauan terhadap kondisi bangunan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut. 

Area di sekitar lokasi juga diamankan dan diwaspadai guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan apabila hujan kembali turun.

Menurut Lutfi, langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah risiko yang dapat membahayakan masyarakat maupun pegawai yang beraktivitas di lingkungan Kompleks DPRK Sabang.

Pada hari yang sama, hujan deras juga memicu banjir dan tanah longsor di sejumlah titik di Kota Sabang. 

Kondisi ini menjadi perhatian pemerintah daerah mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama yang bermukim di kawasan lereng perbukitan dan daerah rawan longsor. 

Warga juga diminta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau potensi bencana lainnya agar dapat segera ditangani.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini