ACEH TAMIANG – Peluang usaha baru bagi masyarakat pascabencana mulai dikembangkan melalui pelatihan pembuatan genteng berbahan dasar tanah liat hasil endapan banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang pada akhir 2025.
Kegiatan yang digelar di Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru, tersebut dihadiri langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Tamiang, Drs. Syuaibun Anwar.
Pelatihan ini diselenggarakan oleh Amrullah, Asisten Deputi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Penjabat Bupati Aceh Timur.
Peserta pelatihan berasal dari tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Tamiang dan tampak antusias mengikuti seluruh tahapan proses pembuatan genteng hingga menjadi produk siap pakai.
Dalam sambutannya, Syuaibun Anwar berharap keterampilan yang diperoleh peserta tidak hanya menjadi pengetahuan baru, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Semoga pelatihan ini benar-benar membuka peluang usaha baru sehingga dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga dan memperkuat ketahanan masyarakat pascabencana,” ujarnya.
Menurutnya, pemanfaatan endapan tanah liat sisa banjir sebagai bahan baku pembuatan genteng merupakan langkah inovatif yang memiliki nilai ekonomi sekaligus manfaat lingkungan.
Selain membantu membersihkan kawasan yang terdampak banjir, pengolahan tanah liat tersebut juga berpotensi menciptakan lapangan kerja dan sumber penghasilan berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Melalui pelatihan ini, diharapkan warga dapat mengembangkan keterampilan yang dimiliki menjadi usaha produktif, sehingga proses pemulihan ekonomi pascabencana dapat berjalan lebih cepat dan mandiri.[]
