Satpol PP dan WH Aceh Besar Perkuat Pengawasan, Pastikan Gangguan Trantibum di Bukit Lamreh Tak Terulang

Editor: Syarkawi author photo

 

Kabid Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP dan WH Aceh Besar, Suhaimi, S.P., berdialog dengan unsur Forkopimcam Mesjid Raya dalam upaya memperkuat pengawasan dan menjaga ketertiban di kawasan wisata Bukit Lamreh, di Kantor Camat Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (18/6/2026). FOTO/MC ACEH BESAR

KOTA JANTHO – Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah (Satpol PP dan WH) Kabupaten Aceh Besar memastikan gangguan ketertiban umum dan ketenteraman masyarakat (Trantibum) yang sempat terjadi di kawasan wisata Bukit Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, tidak akan terulang kembali.

Komitmen tersebut ditegaskan setelah Satpol PP dan WH Aceh Besar melakukan koordinasi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Mesjid Raya guna membahas langkah-langkah pencegahan dan penguatan pengawasan di kawasan wisata tersebut.

Kepala Satpol PP dan WH Aceh Besar, Muhajir, S.STP., MPA, melalui Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, Suhaimi, S.P., mengatakan bahwa segala bentuk persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban, kenyamanan, dan keamanan pengunjung harus dicegah sejak dini.

"Persoalan yang berpotensi mengganggu ketertiban, kenyamanan, dan keamanan pengunjung tidak boleh terulang lagi. Bukit Lamreh merupakan aset wisata Aceh Besar yang harus dijaga bersama," ujar Suhaimi di Kecamatan Mesjid Raya, Kabupaten Aceh Besar, Kamis (18/6/2026).

Menurutnya, pengelolaan kawasan wisata harus berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung.

Untuk itu, Satpol PP dan WH Aceh Besar akan terus memperkuat sinergi dengan unsur Forkopimcam, aparatur gampong, serta pihak terkait lainnya guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban di kawasan wisata tetap kondusif.

Suhaimi menegaskan, seluruh pihak harus memiliki komitmen yang sama dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan kawasan wisata. Upaya tersebut dinilai penting untuk menjaga citra Aceh Besar sebagai salah satu daerah tujuan wisata yang aman, nyaman, dan ramah bagi wisatawan.

"Kami ingin memastikan setiap wisatawan yang datang ke Bukit Lamreh merasa aman, nyaman, dan terlindungi. Jangan sampai ada tindakan yang merugikan pengunjung maupun mencoreng nama baik Aceh Besar sebagai daerah tujuan wisata," tegasnya.

Ia berharap koordinasi yang telah dilakukan dapat memperkuat pengawasan serta meningkatkan peran seluruh elemen masyarakat dalam menjaga ketertiban di kawasan wisata.

"Kami berharap sinergi yang telah dibangun dapat memperkuat pengawasan di Bukit Lamreh maupun objek wisata lainnya di Aceh Besar, sehingga masyarakat dan wisatawan merasa aman dan nyaman saat berkunjung," pungkas Suhaimi.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini