Pidie Jaya – Dalam rangka mendukung stabilitas ketahanan pangan serta memastikan ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat, Babinsa Koramil 19/Meureudu, Kodim 0102/Pidie, Koptu Shodiq, S.H., melaksanakan kegiatan pengecekan harga sembilan bahan pokok (sembako) di wilayah Desa Kota Meureudu, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, pada Jumat (7/8/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang secara rutin dilaksanakan oleh Babinsa untuk memantau perkembangan situasi ekonomi masyarakat, khususnya terkait harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di pasaran.
Melalui pemantauan secara langsung, Babinsa dapat memperoleh informasi yang akurat mengenai kondisi pasar sekaligus mengantisipasi potensi terjadinya kelangkaan maupun lonjakan harga yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Koptu Shodiq, S.H. berinteraksi dengan para pedagang serta pembeli guna memperoleh informasi mengenai perkembangan harga berbagai komoditas penting, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, telur, tepung terigu, cabai, bawang merah, bawang putih, dan kebutuhan pokok lainnya.
Selain memantau harga, Babinsa juga memastikan stok sembako di tingkat pedagang masih tersedia dalam jumlah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Menurut Koptu Shodiq, S.H., kegiatan monitoring harga sembako merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Informasi yang diperoleh dari lapangan akan menjadi bahan pemantauan untuk mengetahui perkembangan situasi serta mendukung langkah-langkah antisipasi apabila terjadi gejolak harga maupun gangguan distribusi bahan pokok.
"Kami terus melakukan pemantauan secara berkala agar perkembangan harga dan ketersediaan sembako di wilayah dapat diketahui sejak dini. Dengan demikian, apabila terdapat kenaikan harga yang signifikan atau kendala distribusi, informasi tersebut dapat segera dilaporkan kepada pimpinan dan dikoordinasikan dengan instansi terkait," ujar Koptu Shodiq, S.H.
Di tempat terpisah, Danramil 19/Meureudu menegaskan bahwa kegiatan pengecekan harga sembako merupakan bagian dari komitmen aparat kewilayahan dalam mendukung program pemerintah menjaga stabilitas pangan serta memberikan rasa tenang kepada masyarakat.
Kehadiran Babinsa di pasar juga menjadi sarana mempererat komunikasi dengan para pedagang dan warga sehingga setiap perkembangan situasi di wilayah dapat diketahui secara cepat.
Para pedagang menyambut baik kegiatan yang dilakukan Babinsa dan berharap pemantauan seperti ini terus dilaksanakan.
Menurut mereka, kehadiran aparat TNI di pasar tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menunjukkan perhatian terhadap kondisi ekonomi masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok.
Melalui kegiatan monitoring harga sembako yang dilakukan secara rutin, diharapkan stabilitas pasokan dan harga kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Meureudu tetap terjaga.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan pangan serta mendukung kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya.[]
