Camat Darul Imarah Serahkan 300 Bibit Cabai untuk Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga di Leu Ue

Editor: Syarkawi author photo

 

Camat Darul Imarah Muhammad Basir melihat bibit cabai dalam Gerakan Ketahanan Pangan Keluarga Gampong Leu Ue, Kamis (20/8/2026). FOTO/MC ACEH BESAR

ACEH BESAR – Badan Usaha Milik Gampong (BUMG) Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, terus mendorong kemandirian pangan masyarakat melalui Gerakan Ketahanan Pangan Keluarga. Sebanyak 300 bibit cabai merah dibagikan kepada 100 keluarga di gampong tersebut.

Penyerahan bibit cabai secara simbolis dilakukan Camat Darul Imarah Muhammad Basir, S.STP., M.Si., di Kantor Keuchik Gampong Leu Ue, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Pembina BPP Darul Imarah Noni Suarni, S.P., Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Cut Rizka Fadhilla, S.P., Keuchik Gampong Leu Ue Yusri VE, S.T., serta unsur pemerintahan gampong dan kelompok masyarakat.

Gerakan Ketahanan Pangan Keluarga Gampong Leu Ue merupakan salah satu bentuk pemberdayaan ekonomi keluarga yang dilaksanakan BUMG dengan memanfaatkan anggaran ketahanan pangan. 

Program ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam mendorong kemandirian pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Muhammad Basir mengapresiasi Pemerintah Gampong Leu Ue dan BUMG yang menggagas program tersebut. 

Menurutnya, meskipun dilakukan secara sederhana, pemanfaatan lahan pekarangan untuk menanam cabai dapat memberikan manfaat langsung bagi keluarga.

“Ide program ini luar biasa. Kami mengapresiasi usaha yang dilakukan oleh Keuchik Leu Ue. Setidaknya program ini dapat memberikan motivasi bagi para ibu rumah tangga untuk mencontoh kegiatan ini dan mengembangkannya di rumah masing-masing, minimal untuk memenuhi kebutuhan dapur,” ujar Basir.

Ia menilai budidaya cabai di lingkungan rumah dapat menjadi langkah sederhana dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus membantu mengurangi pengeluaran keluarga.

“Pemenuhan kebutuhan keluarga ini memang sederhana, namun sangat bermanfaat. Cabai ini, bila dirawat dengan baik, akan sangat membantu ekonomi keluarga. Hendaknya program semacam ini juga dapat ditiru oleh gampong lainnya,” tambahnya.

Sementara itu, Keuchik Gampong Leu Ue Yusri VE, S.T., menjelaskan bahwa sebanyak 300 bibit cabai disiapkan untuk 100 keluarga. Masing-masing keluarga menerima tiga bibit untuk ditanam dan dirawat di lingkungan rumah.

“Ini merupakan program BUMG Gampong Leu Ue untuk pemberdayaan ekonomi keluarga yang bersumber dari anggaran ketahanan pangan. Dari 300 bibit cabai yang disediakan, dibagikan kepada 100 keluarga, sehingga setiap keluarga mendapatkan tiga bibit,” jelas Yusri.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berorientasi pada pembagian bibit, tetapi juga mendorong masyarakat agar terlibat langsung dalam menghasilkan sebagian kebutuhan pangan dari lingkungan rumah.

Untuk meningkatkan motivasi warga dalam merawat tanaman, Pemerintah Gampong Leu Ue bersama BUMG juga menyiapkan penghargaan bagi keluarga yang berhasil merawat tanaman cabai hingga tumbuh dan berproduksi dengan baik.

“Kami nantinya akan menyediakan hadiah atau penghargaan bagi keluarga yang dinilai berhasil merawat tanaman cabainya hingga tumbuh dengan baik,” kata Yusri.

Penyerahan bibit secara simbolis juga dilakukan Ketua Tuha Peut Gampong Leu Ue Tgk. H. Muhibbuddin Usman Daroy, S.P., Ketua Kelompok Tani Mukhsin, serta Ketua BUMG/BUMDes Gampong Leu Ue Fadhil Hasbi.

Melalui program tersebut, Pemerintah Gampong Leu Ue berharap kesadaran masyarakat dalam memanfaatkan lahan pekarangan semakin meningkat. 

Selain memenuhi kebutuhan rumah tangga, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan budidaya pangan secara lebih luas.

Gerakan Ketahanan Pangan Keluarga Gampong Leu Ue sekaligus diharapkan dapat mendukung penguatan ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Aceh Besar.[]

Share:
Komentar

Berita Terkini